Jawa

Baliho di Magelang Mencuri Perhatian, Isinya Kalimat Galau dan Maaf kepada Kekasihnya

Baliho berukuran 3x4 meter itu bertuliskan permintaan maaf dari seseorang yang diduga ditujukan kepada kekasihnya.

Baliho di Magelang Mencuri Perhatian, Isinya Kalimat Galau dan Maaf kepada Kekasihnya
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Baliho unik yang terpasang di Jalan Mayor Unus, Jogonegoro, Magelang mengundang perhatian masyarakat, Rabu (13/11/2019). Baliho bertuliskan permintaan maaf dari seseorang yang diduga ditujukan kepada kekasihnya. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Baliho unik yang terpasang di Jalan Mayor Unus, Jogonegoro, Magelang mengundang perhatian masyarakat dan para pengguna jalan.

Baliho berukuran 3x4 meter itu bertuliskan permintaan maaf dari seseorang yang diduga ditujukan kepada kekasihnya.

Baliho putih berukuran cukup besar, bertuliskan kalimat galau 'Dek, Mas sangat menyayangimu... Maafkan atas segalanya, it's never been too late to say', kemudian diakhiri dengan emoji yang bisa menggambarkan tetesan air mata.

Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau

Baliho itu dipasang di sudut tikungan, tak jauh dari kantor Balai Desa Jogonegoro, Magelang.

Seorang pedagang es yang berjualan di dekat baliho, Maryanti, mengatakan, baliho tersebut sudah terpasang sejak seminggu terakhir ini.

Meski demikian, ia tidak mengetahui secara pasti orang yang memasang baliho tersebut.

"Sudah seminggu, yang memasang saya kurang tahu. Saya tahunya ada tiga atau empat orang yang membawa baliho itu dengan mobil boks dan memasangnya di sana," ujar Maryati, Rabu (13/11/2019) saat ditemui Tribunjogja.com.

Produk Peralatan Makan dan Pisau Gaya Klasik Karya Pengrajin Magelang Diminati Pasar Internasional

Berdasarkan pantauan Tribunjogja.com, baliho tersebut masih terpasang Rabu (13/11/2019) ini.

Tak sedikit masyarakat dan pengguna jalan yang tertarik dengan baliho bertuliskan kalimat galau tersebut.

Ada juga yang kadang berhenti untuk memotret baliho tersebut.

Seorang pengguna jalan, Agung, yang sempat melintas berhenti juga tertarik dengan baliho tersebut.

"Unik, tapi sedih juga kalimatnya," katanya (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved