Sleman

Polisi Menyamar Jadi Wisatawan dan Tangkap Pelaku Pungli di Objek Wisata Kali Adem

Personel kepolisian menyamar sebagai wisatawan dan mengamankan 16 orang oknum warga yang melakukan pungli.

Polisi Menyamar Jadi Wisatawan dan Tangkap Pelaku Pungli di Objek Wisata Kali Adem
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Jumpa pers terkait laporan pungutan paksa oleh ojek wisata kawasan Kaliadem di Dinas Pariwisata Sleman, Selasa (12/11/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Jajaran dari Polsek Cangkringan menindak pelaku pungutan liar (pungli) di Objek Wisata Kali Adem pada Minggu (10/11/2019) lalu.

Personel kepolisian menyamar sebagai wisatawan dan mengamankan 16 orang oknum warga yang melakukan pungli.

Pelaku memaksa pungutan pada wisatawan dengan dalih regulasi Peraturan Desa (Perdes).

Dengan adanya kasus ini, Pemerintah Desa mengaku siap membenahi Perdes tersebut.

Kapolsek Cangkringan AKP Samiyono saat konferensi pers yang digelar Selasa (12/11/2019), menjelaskan bahwa penertiban ini dilakukan sebagai langkah shock therapy atas pungli yang membuat wisatawan resah.

Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau

Dari penuturannya, pada Minggu (10/11/2019) kemarin jajaran kepolisian berangkat membawa dua mobil untuk melakukan pengecekan ke lokasi pungli.

Anggota Polsek Cangkringan menyamar sebagai wisatawan membawa mobil lalu disusul dengan sepeda motor.

Saat itu, di Petilasan Mbah Maridjan datang oknum yang memberikan informasi untuk tidak melanjutkan perjalanan ke tujuan wisata di Bunker Kali Adem.

Pelaku pungli kemudian memaksa untuk memberikan jasa ojek mengantar wisatawan ke lokasi tujuan dengan tarif sebesar Rp 60.000.

Setelah mendapatkan bukti yang cukup, petugas kepolisian lantas melakukan penangkapan atas pelaku pungli.

Halaman
1234
Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved