Bantul

100 Hari Wafatnya Mbah Moen, DPC PPP Bantul Gelar Semakan 30 Juz Al-Quran

Bukan tanpa sebab, kepergian sosok Mbah Moen memang meninggalkan duka mendalam bagi para kader PPP.

100 Hari Wafatnya Mbah Moen, DPC PPP Bantul Gelar Semakan 30 Juz Al-Quran
Kolase Tribunnews | Husein Sanusi |IST
Kyai Maimoen Zubaer yang meninggal saat beribadah Haji dimakamkan di pemakaman Ma'la, Makkah. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dalam rangka mengenang sosok KH. Maimoen Zubair, sekaligus peringatan 100 hari wafatnya, DPC PPP Kabupaten Bantul melangsungkan semakan 30 juz Al-Quran, di kantor setempat, pada Rabu (13/11/19) pagi, hingga malam hari.

Ketua DPC PPP Bantul, Hasyim Turmudzi mengatakan, agenda itu, merupakan instruksi dari pimpinan pusat partai berlogo Kabah tersebut.

Bukan tanpa sebab, kepergian sosok Mbah Moen memang meninggalkan duka mendalam bagi para kader PPP.

"Kita semakan dari pagi sampai Magrib ya, setelah itu lanjut mujahadah dan pengarahan dari DPP di malam harinya," katanya, Selasa (12/11/2019).

Polisi Tutup Jalur Pantura Rembang Saat Peringatan 40 Hari Wafatnya Mbah Moen, Ini Rekayasa Jalurnya

Turmudzi menilai, ulama karismatik itu sangat layak diteladani sebagai seorang pendiri PPP.

Menurutnya, Mbah Moen berhasil meyatukan para kader, terutama di Bantul, yang semasa Pilpres dan Pileg lalu sempat terbelah akibat beda pandangan politik.

"Kemarin kan sempat ada yang namanya PPP Khittah ya, perpecahan, sampai pengosongan gerbong. Sekarang itu sudah tidak ada, PPP Bantul kembali jadi satu lagi, seperti dahulu kala," ungkapnya.

"Ini termasuk jasa Mbah Moen waktu datang ke Bantul saat peringatan harlah bulan Maret kemarin. Saat itu, beliau sempat memberikan pesan-pesan persatuan untuk para kader," imbuh Turmudzi.

Penjelasan Gus Yasin Soal Kabar Viral Keinginan Mbah Moen Meninggal di Hari Selasa

Menariknya, dalam agenda peringatan ini, DPC PPP Bantul juga akan mengundang sejumlah bakal calon bupati dan wakil bupati, yang namanya telah muncul belakangan.

Tentunya, tak terkecuali duet petahana Suharsono dan Abdul Halim Muslih.

"Nanti kita undang semua bakal calon yang sudah muncul itu. Ardi Widanto, Nur Rahmat, Kusila, Dewata, dan lainnya, kita undang semua. Ini acara tahlilan ya, mau diartikan apa tak masalah," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved