Yogyakarta

Potensi Petir dan Angin Kencang, BMKG Yogyakarta Berikan Sejumlah Imbauan

Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Cuaca Staklim BMKG Yogyakarta, Sigit Prakosa menyatakan DIY masih mengalami pancaroba alias masa peralihan musim.

Potensi Petir dan Angin Kencang, BMKG Yogyakarta Berikan Sejumlah Imbauan
IST
Ilustrasi sambaran petir 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Cuaca Staklim BMKG Yogyakarta, Sigit Prakosa menyatakan DIY masih mengalami pancaroba alias masa peralihan musim.

Menurut Sigit, kondisi pancaroba ini diikuti dengan potensi hujan lebat disertai petir hingga angin kencang.

"Kondisi cuaca seperti ini bisa menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat," jelasnya melalui pesan singkat pada Senin (11/11/2019) sore.

Suhu Udara di DIY Panas ? Ini Penjelasan BMKG

Staklim BMKG Yogyakarta pun memberikan sejumlah imbauan pada masyarakat.

Pertama adalah mewaspadai hujan lebat yang dapat menyebabkan longsor.

Angin kencang juga patut diwaspadai karena berpotensi menyebabkan pohon tumbang hingga baliho roboh.

Masyarakat pun diminta untuk memangkas dahan pohon yang dianggap membahayakan.

"Saluran air juga perlu dibersihkan, serta mengecek jika terdapat keretakan tanah di kawasan perbukitan," kata Sigit.

Musim Penghujan di Yogyakarta Mundur Dua Dasarian, Ini Penjelasan BMKG

Mengingat cuaca juga masih terik dan panas, warga dianjurkan mencukupi kebutuhan air minum serta mengenakan pakaian yang nyaman agar terhindar dari dehidrasi.

Masyarakat pun disarankan untuk tidak mengaktifkan ponsel saat cuaca buruk atau saat berteduh di bawah pohon ketika hujan lebat disertai petir.

"Saran tersebut diberikan untuk mewaspadai sambaran petir," ujar Sigit.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved