Yogyakarta

Pengadilan Negeri Yogyakarta Lakukan Eksekusi Lahan Gondomanan

Eksekusi berupa pengosongan tanah dan bangunan serta segala sesuatu yang tumbuh dan tertanam di atasnya tanpa terkecuali.

Pengadilan Negeri Yogyakarta Lakukan Eksekusi Lahan Gondomanan
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Humas Pengadilan Negeri Yogyakarta, Dari Sudarmi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengadilan Negeri Yogyakarta memastikan proses eksekusi telah sesuai dengan prosedur.

Humas Pengadilan Negeri Yogyakarta, Sari Sudarmi mengungkapkan penggugat dalam hal ini, Eka Aryawan meminta Pengadilan Negeri untuk eksekusi tanah yang ditempati oleh para tergugat, Budiono dan kawan-kawan.

Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau

Pada 11 Februari 2016, diputuskan bahwa para tergugat harus mengembalikan tanah seluas 28 meter persegi kepada penggugat.

"Kemudian pada 22 Juli 2016 putusan dari Pengadilan Tinggi Yogyakarta. Amarnya menguatkan putusan dari Pengadilan Negeri Yogyakarta. Pada 9 Juli 2017, Mahkamah Agung menolak kasasi tergugat. Artinya putusan Mahkamah Agung juga menguatkan putusan Pengadilan Negeri Yogyakarta," ungkapnya saat ditemui wartawan di Pengadilan Negeri Yogyakarta, Senin (11/11/2019).

Ia melanjutkan, sebelum melakukan eksekusi, Pengadilan Negeri Yogyakarta telah melakukan Aanmaning (teguran) kepada pihak tergugat pada 9 November 2018.

"Pengadilan sudah memberikan teguran, agar pihak tergugat dalam hal ini sebagai pihak yang kalah, untuk mengosongkan lahan sesuai putusan. Tidak tiba-tiba eksekusi, ada tahapan yang dilalui, dan juga sesuai dengan putusan yang saat ini sudah inkrah," lanjutnya.

Akan Digusur, 5 PKL Minta Kebijaksanaan Gubernur DIY

Yang menjadi acuan Pengadilan Negeri Yogyakarta, adalah Surat Perjanjian Pinjam Pakai Tanah Milik Sri Sultan Hamengku Buwono Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat No.203/HT/KPK/2011 tertanggal 28 November 2011.

Sementara eksekusi berupa pengosongan tanah dan bangunan serta segala sesuatu yang tumbuh dan tertanam di atasnya tanpa terkecuali.

"Nantinya bangunan yang ada di atas tanah itu akan dirobohkan, dan akan diserahkan kepada pihak penggugat," jelasnya.

Eksekusi sendiri akan dilakukan pada Selasa (12/11/2019) pukul 09.00.

Pihak Pengadilan Negeri akan mengirimkan Panitera atau wakilnya atau Juru Sita.

Pengadilan Negeri Yogyakarta juga melibatkan aparat kepolisian untuk pengamanan. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved