Simbol Perjuangan, Museum Monjali Ingin Para Pahlawan Selalu Dikenang

Simbol Perjuangan, Museum Monumen Jogja Kembali Ingin Para Pahlawan Selalu Dikenang

Tayang:
Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Alexander Ermando
Para pelajar SD bermain biola membawakan lagu-lagu perjuangan berlatar bendera merah-putih raksasa di Museum Monjali, Minggu (10/11/2019) pagi 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Upacara istimewa dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional digelar Minggu (10/11/2019) pagi ini di Museum Monuman Jogja Kembali (Monjali).

Upacara terasa istimewa lantaran adanya bendera raksasa ukuran 24×18 meter membentang di bangunan museum berbentuk kerucut tersebut.

Ketua Panitia Acara sekaligus Manajer Operasional Museum Monjali, Nanang Dwinarto mengungkapkan pemasangan bendera tersebut sempat mengalami kendala.

"Saat pemasangan kemarin angin sempat bertiup kencang, benderanya juga berat. Perlu waktu setengah hari hingga benderanya terpasang," jelas Nanang usai upacara bendera.

Pemasangan bendera tersebut dibantu oleh Mapala UPN "Veteran" Yogyakarta dan Mapala Galaxi Universitas Proklamasi.

Peringati Hari Pahlawan, Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Museum Jogja Kembali

Upacara sendiri melibatkan peserta dari UTY, STIPRAM, AMPTA, MTs Negeri 6 Sleman, hingga para karyawan museum.

Menariknya lagi, aksi violinis cilik juga meramaikan upacara tersebut. Menggunakan biola, sebanyak 10 pelajar SD membawakan berbagai lagu nasional.

"Satu pelajar bernama Goldy Hutabarat secara khusus bermain biola di dinding museum," ujar Nanang.

Menurut Nanang, ada pesan tersendiri yang ingin disampaikan dengan aksi pagi ini. Salah satunya adalah agar masyarakat selalu mengingat jasa-jasa para pahlawan dalam mempersatukan NKRI.

Ia memandang saat ini telah terjadi disintegrasi antar kelompok dengan adanya berbagai konflik. Nanang pun tak ingin perjuangan pahlawan dalam mempersatukan bangsa ini jadi sia-sia.

"Sesuai dengan visi-misi Monjali agar jiwa-jiwa adiluhung para pahlawan tetap diingat dan dihormati masyarakat, terutama generasi muda," kata Nanang.

Narahubung acara, Zaeni Mansyur mengatakan sejumlah rangkaian acara turut meramaikan peringatan Hari Pahlawan di Museum Monjali.

Selain upacara bendera, panitia telah menyiapkan outbound untuk anak-anak, termasuk bermain tali tinggi di bangunan kerucut Monjali.

"Kami juga menyiapkan hiburan musik di rest area, dengan lagu-lagu perjuangan," jelas Zaeni.(Tribunjogja/ Alexander Ermando)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved