Video Viral Siswa SMA Bermesraan di Taman Cikapudung Riverspot, Satpol PP Langsung Patroli Rutin

Video Viral Siswa SMA Bermesraan di Taman Cikapudung Riverspot, Satpol PP Langsung Patroli Rutin

Video Viral Siswa SMA Bermesraan di Taman Cikapudung Riverspot, Satpol PP Langsung Patroli Rutin
Instagram @bandungtalk
Video viral sejoli bermesraan di pinggir Sungai Cikapundung Bandung, diduga pelajar. 

TRIBUNJOGJA.COM - Taman Cikapundung Riverspot diresmikan oleh Ridwan Kamil pada 2018 silam saat masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung.

Keberadaanya pun banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar Kota Bandung untuk berekreasi.

Selain tempatnya yang asri, Taman Cikapudung juga dilengkapi dengan kolam dangkal yang bisa dimanfaatkan oleh anak-anak.

Namun sayang, setelah diresmikan setahun silam, taman ini malah disalahgunakan oleh kalangan yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan asusila.

Tindakan tidak terpuji tersebut terungkap setelah viral di media sosial Instagram setelah sebuah video asusila sepasang remaja diunggah oleh akun @bandungtalsk pada Jumat (8/11/2019).

Meski, unggahan itu kemudian dihapus, videonya telanjur menyebar. Video itu ditonton belasan ribu warganet dan menuai ratusan komentar.

Pemuda di Lampung Cabuli Ibu Muda, Tak Kuat Menahan Nafsu Saat Lihat Korbannya Jemur Pakaian

Dalam rekaman video itu terlihat sepasang pelajar, masih mengenakan seragam SMA, tengah bermesraan di bawah pohon di tepi sungai.

Dari taman, tepian ini terlindung pepohonan. Lokasinya juga sepi.

Video diduga diambil sembunyi-sembunyi dari beberapa titik.

Namun, semua dari arah belakang.

Kedua pelajar yang tertangkap basah tengah bermesraan tak mengetahui bahwa tindakan mereka sedang direkam.

Fitri (47), warga Cihampelas, Kota Bandung, yang sehari-hari berdagang di kawasan Cikapundung Riverspot, mengatakan, sejumlah pelajar memang kerap datang dan bermain di area Cikapundung Riverspot.

"Tapi, biasanya datangnya banyakan, enggak berduaan," ujarnya saat ditemui di tempatnya berdagang, kemarin.

Fitri mengatakan, menurut cerita yang ia dengar, peristiwa asusila pelajar itu terjadi Kamis (7/11/2019) sekitar pukul 15.00.

"Saya enggak tahu siapa yang ngambil gambarnya," ujar Fitri, seraya mengatakan, Kamis sore itu ia baru tiba di tempatnya berdagang sekitar pukul 16.00.

Penataan taman bunga di Alun-alun Regol
Penataan taman bunga di Alun-alun Regol (KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI)

Taman Cikapundung Riverspot, yang berada di sebelah utara Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, semula adalah tempat parkiran bus.

Namun, menjelang acara peringatan 50 tahun Konferensi Asia-Afrika tahun 2015, parkiran ini ditata menjadi taman yang cantik dan diberi nama baru, Cikapundung Riverspot.

Sejak diresmikan, Juni 2015 oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Cikapundung Riverspot selalu ramai dikunjungi warga.

Nafsu Tak Tertahan Lihat Istri Orang Jemur Pakaian, Pemuda Ini Membuntuti Kemudian Berbuat Begini

Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandung, Taspen Efendi, mengaku terkejut dengan informasi mulai dijadikannya kawasan Cikapundung Riverspot sebagai tempat asusila.

"Kami Satpol PP Kota Bandung langsung ke lapangan mencari tahu kebenarannya. Kalau memungkinkan, kami juga akan menangkap pelakunya," kata Taspen kepada Tribun saat dihubungi melalui pesawat telepon.

Taspen mengatakan, selain cek lokasi, Satpol PP juga akan berkoordinasi dengan instansi dan dinas terkait, unsur kewilayahan, dan masyarakat sekitar.

"Kami juga melakukan kolaborasi untuk menyelesaikan masalah tersebut, dilanjutkan dengan sosialisasi tentang berperilaku di tempat umum. Saya juga akan menugaskan kepada anggota untuk memonitor kawasan tersebut secara rutin," ujarnya.

Diresmikan Ridwan Kamil 2018

Taman Cikapudung Riverspot diresmikan oleh Ridwan Kamil pada Rabu (7/2/2018) silam saat masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung.

Taman tersebut memiliki panjang satu kilometer yang menjadi taman terpanjang di Bandung.

Sesuai namanya, taman tersebut dibuat di sepanjang bibir Sungai Cikapundung.

Taman itu juga difungsikan sebagai Alun-alun Kecamatan Regol.

Pria yang kerap disapa Emil ini mengatakan, pengerjaan taman itu belum sepenuhnya rampung.

Sebab, dari total satu kilometer, baru 600 meter yang sudah dipermak.

"Sesuai komitmen revitalisasi satu kilometer Sungai Cikapundung di sepanjang Pasirluyu ini antara Jalan Pelajar Pejuang sampai Sukarno-Hatta sudah kami resmikan tapi baru tahap satu sekitar 600 meter. (Sisa) 400 meternya dilanjutkan pada tahap berikutnya," ujar Emil saat peresmian.

Proyek itu menyedot anggaran daerah sebesar Rp 25 miliar.

Ramalan Zodiak Cinta dan Asmara Hari Ini Sabtu 9 November 2019, 3 Zodiak Ekstra Sadar untuk Perasaan

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum juga turut menyumbang dana sebesar Rp 5 miliar untuk merevitalisasi aliran Sungai Cikapundung.

"Anggaran sekitar Rp 25 miliar APBD Kota Bandung. BBWS hanya Rp 5 miliar. Revitalisasi sungai ini bagian dari komitmen Pemkot Bandung terhadap Citarum yang harus bersih. Karena anak-anak sungai di Bandung insya Allah telah dibersihkan, dirapikan dengan berbagai program," tuturnya.

Keberadaan taman itu disambut antusias warga. Selain cantik oleh warna-warni bunga, di taman itu juga terdapat beberapa kolam dangkal untuk sebagai identitas rekreasi murah bagi anak-anak.

Rimbunnya pepohonan serta suara aliran sungai membuat warga nyaman berlama-lama di taman tersebut.

Namun sayang, di taman tersebut belum tersedia tempat pembuangan sampah yang memadai. 

Emil berharap, taman itu bisa dimanfaatkan oleh warga dengan baik.

Dia pun meminta agar masyarakat selalu menjaga kebersihan taman dan sungai.

Pemkot juga menerapkan sanksi tegas bagi masyarakat yang kedapatan membuang sampah ke sungai.

Emil mengaku telah membentuk tim khusus untuk mengawasi adanya warga yang membuang sampah ke sungai.(*)

 Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Taman Cikapundung Mulai Dimanfaatkan untuk Bertindak Asusila, Aksi Mesum Pasangan Pelajar Terekam, .

Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved