Yogyakarta

250 Personil Polisi Bakal Amankan Grebeg Maulud Kraton Yogyakarta

250 Personil Polisi Bakal Amankan Grebeg Maulud Kraton Yogyakarta yang Digelar Minggu 9 November 2019.

250 Personil Polisi Bakal Amankan Grebeg Maulud Kraton Yogyakarta
Tribun Jogja/ Andreas Desca
Kapolsek Kraton Kompol Etty Haryanti 

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, rangkaian Hajad Dalem Sekaten 2019 tidak diikuti dengan pasar malam.

Ditiadakannya pasar malam pada tahun ini yakni untuk mengembalikan inti pokok dari Hajad Dalem Sekaten.

"Tahun ini dawuh dari Ngarso Dalem untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat inti dan pokok Sekaten bukan pasar malam, tapi Sekaten itu sendiri," ujar Wakil Ketua Panitia Pameran Sekaten, GKR Bendara pada soft launching Pameran Sekaten, Jumat (1/11/2019).

Pameran Sekaten sebagai Ruang Untuk Mengenal Sri Sultan Hamengku Buwono I

Untuk itu, Keraton Yogyakarta menghadirkan sesuatu yang spesial pada Pameran Sekaten 2019 pada 1-9 November 2019 yang berlokasi di Bangsal Pagelaran dan Siti Hinggil Kraton Yogyakarta.

"Pameran Sekaten selama 30 tahun sebelumnya hanya begitu-begitu saja, walau pengunjung tetap banyak, tapi yang dipamerkan hanya itu-itu saja. Jadi tahun ini kami mendedikasikan Pameran Sekaten untuk memberitakan tentang Sri Sultan Hamengku Buwono I," katanya.

Menilik sejarah panjang dari perjuangan Pangeran Mangkubumi, Keraton Yogyakarta mencoba menggelar pameran tematik perdana dengan tema 'Sri Sultan Hamengku Buwono I: Menghadang Gelombang, Menantang Zaman'.

Pameran Sekaten ini menjadi sebuah upaya menjahit memori kolektif dari perjuangan Pangeran Mangkubumi setelah 20 dasawarsa silam.

Melalui pameran ini, masyarakat diajak untuk menafsirkan sejarah Pangeran Mangkubumi melalui berbagai karya budayanya.

"Ada biografi tentang beliau (Sri Sultan HB I), apa saja perjuangan beliau, bagaimana beliau membangun Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat," katanya.

Masyarakat menyaksikan pertunjukkan dan sajian di Pameran Sekaten di Kompleks Keraton Yogyakarta, Rabu (6/11/2019).
Masyarakat menyaksikan pertunjukkan dan sajian di Pameran Sekaten di Kompleks Keraton Yogyakarta, Rabu (6/11/2019). (Istimewa)

Menariknya, karya monumental Babad Ngayogyakarta dan Kanjeng Kyai Tandhu Lawak yang erat pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono I juga turut dihadirkan sebagai maha karya pada Pameran Sekaten.

Halaman
1234
Penulis: Andreas Desca
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved