Tukang Becak di Semarang Tewas Bersimbah Darah, Diduga jadi Korban Penganiayaan

Tukang Becak di Semarang Tewas Bersimbah Darah, Diduga jadi Korban Penganiayaan

Tukang Becak di Semarang Tewas Bersimbah Darah, Diduga jadi Korban Penganiayaan
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
TKP PENEMUAN JENAZAH: Sebuah becak yang terparkir di depan ruko perempatan Jalan Imam Bonjol Sekayu Semarang Tengah Kota Semarang. Di sekitarnya sudah tampak police line yang mengelilingi lokasi. Dikabarkan sebagai tempat ditemukannya jenazah seorang laki-laki bersimbah darah pada bagian muka dan kepala yang diduga sebagai pengayuh becak tersebut, Jumat (8/11/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang tukang becak yang biasa beroperasi di seputaran Jalan Imam Bonjol hingga Stasiun Poncol, Semarang ditemukan tewas mengenaskan, Jumat (8/11/2019) pagi.

Korban ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka di bagian kepala.

Jenazah laki-laki yang hingga kini belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di depan ruko Jalan Imam Bonjol tepatnya perempatan sebelum arah ke Stasiun Tawang Sekayu Kecamatan Semarang Tengah Kota Semarang.

Seorang saksi kejadian, Yono (45) mengatakan, korban ditemukan oleh beberapa orang sekitar sekitar pukul 05.30 WIB dalam kondisi luka pada bagian wajah.

Laki-laki sebagai pekerja buruh bangunan itu tampak heran saat dikabari beberapa teman lain bahwa ditemukan jenazah sebagai tukang becak.

Wonorejo, Desa Fiktif yang Tak Berpenghuni Tapi Menerima Dana Desa Selama 2 Tahun

"Bapak ini (korban) biasa ngobrol sama saya. Baru kemarin malam terakhir ngobrol sama saya.

Kaget saat dikabari begitu tak samperin memang betul, banyak luka di wajah dan juga darah," terangnya di lokasi.         

Menurutnya, korban berasal dari daerah barat Kota Semarang yang sudah beberapa tahun mengayuh becak di Kota Semarang.

Katanya, korban memang terbiasa tidur di becaknya pada Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukannya korban.

"Dia (korban) mungkin 40 tahunan biasa tidur di situ kalau malam. Setahu saya juga tidak punya musuh, tenang-tenang saja,"

Halaman
12
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved