Yogyakarta

Sekda DIY Sebut SOP untuk Penyelamatan Diri Saat Bencana di Bandara YIA Harus Jelas dan Tetap

Pemda DIY sejak awal sudah mengantisipasi, bersama stakeholder lain yang kaitannya dengan kebencanaan, agar upaya mitigasi di YIA bisa dilakukan.

Sekda DIY Sebut SOP untuk Penyelamatan Diri Saat Bencana di Bandara YIA Harus Jelas dan Tetap
TRIBUNJOGJA/SINGGIH WAHYU N
Suasana area gerbang utama beserta jalan penghubung di dalam kawasan Bandara YIA di Temon, Kulon Progo, Jumat (2/8/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Standar operasional prosedur (SOP) untuk penyelamatan jika terjadi bencana di Yogyakarta International Airport (YIA) harus jelas dan tetap.

Sehingga siapapun yang berada di bandara pada saat bencana bisa segera menyesuaikan diri untuk penyelamatan.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, persoalan pelatihan simulasi bencana gempa maupun tsunami di kawasan masih menjadi persoalan tersendiri.

Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau

Hal ini dikarenakan pengunjung bandara selalu berganti-ganti tiap harinya.

“Jadi awalnya, titik sentral kita bagaimana mengantisipasi bandara ini agar bisa tahan gempa dan tsunami,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Percepatan Kegiatan Mitigasi di Kawasan Bandar Udara Internasional Yogyakarta di Hotel Hyatt Yogyakarta pada Jumat (8/11/2019).

Menurut Aji, sejak awal pembangunannya bandara YIA sudah dilakukan identifikasi dan ada upaya antisipasi terkait potensi bencana.

Ide awal pembangunan YIA memang diawali peristiwa gempa 2006 dan kejadian tsunami di beberapa daerah.

Rencana Pembangunan Jalur KA Bandara YIA, Warga Kaligintung Ingin Pengulangan Proses Appraisal

“Tentu kami tidak mudah melakukan simulasi. Ini berbeda kalau yang diajak simulasi penduduk setempat, tentu bisa tiga bulanan dan bisa menjadi hafal. Karena itu perlu ada SOP bagaimana semua bisa menyelamatkan diri dan menyelamatkan orang lain tapi tidak takut datang ke Yogyakarta,” ujarnya.

Pemerintah Daerah (Pemda) DIY sejak awal sudah mengantisipasi, bersama stakeholder lain yang kaitannya dengan kebencanaan, agar upaya mitigasi di YIA bisa dilakukan.

Dan dengan lokasi YIA yang rawan bencana, bagi Aji justru mendatangkan keuntungan tersendiri.

Keuntungan yang dimaksudkan adalah BMKG kemudian memasang alat-alat canggih di DIY.

Dan manfaatnya bukan hanya untuk bandara tapi juga masyarakat DIY secara keseluruhan dan Jawa Tengah di sekitarnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved