ADVERTORIAL

Warga Kotabaru Panen Lele Cendol

Dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang minim, warga mengelola program ini secara mandiri atau perseorangan.

Warga Kotabaru Panen Lele Cendol
istimewa
Lurah Kotabaru, Supardi (kiri) mengangkat jaring dan menunjukan beberapa ekor lele yang dipanen perdana oleh kelurahan setempat, Rabu (6/11/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kelurahan Kotabaru melakukan panen perdana lele cendol yang dilaksanakan pada Rabu (6/11/2019) di Balai Warga RT 07 RW 02.

Satu dari beberapa bentuk program gandeng-gendong oleh Pemkot Yogyakarta ini bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat, dan diharapkan bisa mewujudkan kemandirian pangan.

Dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang minim, warga mengelola program ini secara mandiri atau perseorangan.

Lurah Kotabaru, Supardi menerangkan, pihaknya lebih dulu melakukan pelatihan dan pengembangan kepada warga yang akan mengelola program itu.

Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau

Pihaknya juga diperbantukan fasilitas seperti alat pakan dan juga gentong sebagai tempat pembibitan lele, sebelum dilepas ke kolam pembiakan.

"Harapan kami ke depan program ini bisa diterapkan di tempat lain di wilayah Kotabaru, sehingga pemberdayaan masyarakat dan kemandirian pangan bisa disebarluaskan," imbuhnya.

Jumadi, warga yang mengelola program lele cendol menjelaskan, lele tersebut merupakan jenis lele Sangkuriang yang ditebar sejumlah 1000 ekor per kolam.

Ada lima kolam yang dikelola, empat berukuran 1,5x2 m dan satu berukuran cukup besar dengan ukuran 2x4 m.

Jumadi mengatakan, pengelolaan lele tersebut terbilang cukup mudah dan tidak terlalu merepotkan.

Pemkot Yogya Dorong Kampung Jadi Dekelana

Tidak ada kendala yang cukup serius saat mengelola lele.

"Bibit saya tebar sejak Agustus lalu, tiga bulan sudah bisa dipanen. Jumlah bibit yang gagal juga minim, kurang dari lima persen," kata Jumadi.

Lele yang dipanen, kata dia akan dikomsumsi dan dipasarkan secara langsung kepada warga sekitar.

Selain itu, juga ditawarkan kepada sejumlah pelaku kuliner yang tersebar cukup banyak di wilayah Kotabaru.

Lurah menambahkan, pada tahun depan program ini juga akan mulai diterapkan di empat RW lain, fasilitas pendukung juga tengah dipersiapkan.

"Akan kami kembangkan juga bentuk pengelolaannya pascapanen bagaimana, supaya warga bisa memanfaatkan dan mengkreasikan produk lele dengan berbagai produk," pungkas dia. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved