Bisnis

OJK Segera Sederhanakan Kebijakan untuk Perusahaan Efek Daerah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY berencana mengeluarkan kebijakan untuk Perusahaan Efek Daerah yang ada di DIY.

OJK Segera Sederhanakan Kebijakan untuk Perusahaan Efek Daerah
ist
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY berencana mengeluarkan kebijakan untuk Perusahaan Efek Daerah yang ada di DIY.

Kabag Industri Keuangan Non Bank Pasar Modal dan Efek OJK DIY, Noor Hafid mengatakan bahwa kebijakan tersebut terkait penyesuaian skala yang berbeda untuk Perusahaan Efek Daerah dan Pusat.

"Perusahaan Efek Daerah yang ada di DIY ini kantor cabang, pusatnya di Jakarta. namanya cabang, pasti ada keterbatasan. OJK mengeluarkan kebijakan skalanya akan diturunkan tidak sesuai dengan yang di Jakarta," jelasnya, belum lama ini.

OJK DIY Minta Masyarakat Hati-hati dalam Berinvestasi

Ia berharap, kebijakan yang baru tersebut akan menarik perusahaan efek daerah untuk membuka cabang di DIY.

Hal tersebut menjadi angin segar lantaran efek domino akan dirasakan, khususnya bagi masyarakat.

"Bermunculannya Perushaan Efek Daerah, maka otomatis akan menambah lapangan kerja. Lalu masyarakat akan teredukasi dan terliterasi tentang rekening efek, maka akhirnya mereka akan menggunakan. Harapannya inklusi keuangan sektor pasar modal akan meningkat," bebernya.

Dua Tahun Terakhir, OJK Tutup 1230 Fintech Illegal

Ia pun menegaskan, bahwa membangun sistem dan pemahaman masyarakat tentang pasar modal tidak sama dengan membangun gedung yang secara fisik bisa dengan mudah diamati.

Ada banyak poin kunci yang perlu dimengerti masyarakat.

"Pasar modal itu memfasilitasi antara yang surplus dan yang butuh. Prinsipnya hampir sama seperti perbankan. Kalau perbankan sudah sangat familier, semua punya rekening. Uang di bawah bantal sudah tidak ada lagi. Tapi kalau rekening efek belum setiap orang punya. Begitu Perusahaan Efek Daerah bermunculan, marketingnya akan memberikan pemahaman, masyarakat akan banyak yang masuk," jelasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Kurniatul Hidayah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved