Kota Yogyakarta

Warga Rejowinangun Gelar Kampung Srawung untuk Mengusung Semangat Gotong Royong

Dalam rangka merekatkan hubungan sosial yang semakin menurun, warga RW 05 Kampung Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta menggelar acara bertajuk 'Kampung

Warga Rejowinangun Gelar Kampung Srawung untuk Mengusung Semangat Gotong Royong
Istimewa
Dalam rangka merekatkan hubungan sosial yang semakin menurun, warga RW 05 Kampung Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta menggelar acara bertajuk 'Kampung Srawung, Sedekah Tonggo, Kembul Bujono'. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam rangka merekatkan hubungan sosial yang semakin menurun, warga RW 05 Kampung Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta menggelar acara bertajuk 'Kampung Srawung, Sedekah Tonggo, Kembul Bujono'.

Gerakan sosial "Srawung" ini mencoba untuk merekatkan dan menggerakkan masyarakat untuk saling tepa salira, gotong royong antar tetangga.

Luseno Sansibarta selaku Ketua RW 05 Rejowinangun mengatakan spirit yang ingin diusung dalam acara "Kampung Srawung" ini yakni kebersamaan dalam wujud gotong royong.

Empat Komunitas di Bantul Patungan dan Bergotong Royong Bangun Rumah untuk Warga Tidak Mampu

"Nguri-uri uri budaya tepa slira gotong royong jangan sampai kondisi egois, tidak mengenal sama tetangga itu yang harus kita hindari," ujarnya dalam keterangan tertulis Selasa (5/11/2019)

Dengan kegiatan ini, diharapkan suasana lingkungan semakin produktif, aman, tenteram karena ada interaksi dan saling peduli antar tetangga.

Pada kegiatan ini, warga RW 05 Kampung Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta bergotong royong membuat instalasi panggung dan menghias dengan memanfaatkan apa yang ada di lingkunga, seperti daun pisang, bambu sisa pagar, ban bekas, keranjang buah yang kemudian disulap menjadi sesuatu yang menarik.

Peringati World Cleanup Day 2019, IHGMA DIY Gotong Royong Bersihkan Alun-alun Kidul Yogyakarta

"Perlengkapan, semua menggunakan fasilitas RT RW dan perkakas warga, secara suka rela," lanjutnya.

Acara pun diisi dengan berbagai pementasan budaya dan kirab budaya oleh warga.

"Semua dari warga yang kebetulan wilayah sini banyak sanggar dan warganya suka beraktivitas kebudayaan," kata dia.

Selain itu juga ada puluhan stand dapur warga dengan menyajikan makanan tradisional yang disedekahkan secara sukarela.

"Shodaqoh Tonggo Kembul Bujono ini warga membawa makanan dari rumah, lalu di makan secara bersama-sama," ujarnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved