Target Poin PSS Sleman Agar Tetap Bertahan di Kompetisi Liga 1 Musim Ini
Sejauh ini Super Elang Jawa berhasil membukukan 39 poin dari 26 laga yang telah dilakoni.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman terus berusaha mewujudkan misi dan target yang dipatok oleh manajemen untuk tetap bertahan di Liga 1 musim depan.
Misi tersebut hampir mendekati kenyataan, karena hingga pekan ke-26 Liga 1 2019, tim berjuluk Super Elang Jawa masih duduk nyaman di peringkat lima klasemen sementara.
Sejauh ini Super Elang Jawa berhasil membukukan 39 poin dari 26 laga yang telah dilakoni.
Torehan poin PSS Sleman terpaut cukup jauh dengan tim-tim yang menghuni zona degradasi.
Tiga tim penghuni zona degradasi saat ini baru mampu menuai 23 hingga 25 poin. Ada jarak 14 poin dari PSS Sleman.
Dengan delapan laga sisa target PSS Sleman untuk bertahan di Liga 1 akan terealisasi lebih cepat jika mampu mendulang minimal delapan poin tambahan.
• Jelang PSS Sleman vs Bali United - Misi Super Elja Jegal Serdadu Tridatu Menuju Tangga Juara
• BREAKING NEWS : Brian Ferreira di Pastikan Absen Membela PSS Sleman Hingga Akhir Musim
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, menargetkan timnya mampu meraih poin sebanyak mungkin dari delapan laga sisa agar bisa memastikan tim bertahan di Liga 1 musim depan.
"Tetep saya berpikir di atas poin 40 lah. Minimal 42 atau 45. Tapi saya lebih fokus di setiap laga kita fokus mencari poin entah satu atau tiga disisa laga ini," ujar Seto Nurdiyantoro.
Di sisi lain, PSS Sleman dipastikan kehilangan gelandang serang andalannya Brian Federico Ferreira hingga akhir musim Liga 1 2019 karena harus mengalami pemulihan akibat cedera yang menerpanya.
Kepastian absennya gelandang asal Argentina itu dikonfirmasi oleh Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, Senin (4/11/2019).
Menurut Seto, pemain yang telah mengoleksi 9 gol Super Elang Jawa tersebut absen lantaran tidak mendapat rekomendasi dari tim dokter PSS Sleman.
"Brian sampai akhir kompetisi direkomendasi dari medis tidak bisa bermain lagi dan tadi kami sudah berbicara," ujarnya saat ditemui Tribunjogja.com di lapangan Sepakbola UNY.
Menurut Seto, alasan dari tidak direkomendasikannya Brian karena bagian dalam perutnya mendapatkan luka robek pascalaga kontra Persija Jakarta beberapa waktu lalu.
"Tadi dia sudah di MRI, ada sobek sekitar 3 sentimeter dibagian perut. Jadi sampai akhir kompetisi nggak bisa main," jelas Seto.
Kehilangan Brian di delapan laga sisa di Liga 1 2019 jelas menjadi kerugian besar bagi PSS Sleman.
• PSS Sleman Vs Bali United : Super Elja Siapkan Penembak Jitu Hadapi Serdadu Tridatu
• Jelang PSS Sleman Vs Bali United : Bali Dihantam Badai Cedera, Begini Respons Seto Nurdiyantoro
Namun Seto menyebut akan memaksimalkan pengganti pemain berusia 25 tahun tersebut seperti Ocvian Chanigio, Yudha Alkanza, Ricky Kambuaya dan beberapa pemain muda lainnya.
"Semua ada kesempatan, ada Ocvian, Yuda dan Ricky (Kambuaya) juga telah masuk. Kehilangan Brian jelas mengurangi kekuatan. Tapi harapan saya pemain yang ada tetap punya motivasi lebih," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/logo-pss-sleman-2017_20170222_210324.jpg)