Advertorial

Ganjar Segera Luncurkan Bank Khusus UMKM dan Petani

Pemprov Jateng sedang membangun bank yang dikhususkan untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta petani.

Ganjar Segera Luncurkan Bank Khusus UMKM dan Petani
Istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, untuk membentuk bank khusus UMKM dan petani itu digabungkanlah 29 Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Kredit Kecamatan (BPR BKK). 

TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG - Pemprov Jateng sedang membangun bank yang dikhususkan untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta petani.

Bank baru tersebut diharapkan dapat selesai persiapannya akhir tahun ini sehingga tahun depan bisa beroperasi.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, untuk membentuk bank khusus UMKM dan petani itu digabungkanlah 29 Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Kredit Kecamatan (BPR BKK).

"Mudah-mudahan masyarakat bisa menggunakan fungsi intermediasi perbankan ini dengan baik. Nanti mereka (bank baru) saya minta khusus untuk mengurusi UKM dan didalami dengan kekuatan modal yang ada," kata Ganjar, Senin (4/101/2019).

Begini Cara Ganjar Pranowo Membujuk Pemuda yang Alami Gangguan Jiwa di Banyumas

Saat ini proses merger telah sampai di Otoritas Jasa Keuangan.

Selain itu keberadaan bank baru tersebut juga telah diperkuat dengan Perda.

Layaknya Bank Jateng, program dari bank baru yang bakal diluncurkan itupun untuk memperkuat permodalan pelaku UKM.

"Hari ini ada program mirip Mitra Jateng 25. Namun jika MJ 25 menerapkan bunga 7 persen, ini 8 persen suku bunganya. Sudah jalan mungkin belum populer. Maka dengan merger ini kita harapkan bisa lebih dikonsolidasikan dengan baik," katanya.

Ganjar berharap proses persiapan pembentukan bank itu akan selesai akhir tahun ini sehingga tahun depan bisa jalan.

Di tahap awal, melalui merger akan terkumpul aset sebesar Rp. 2,3 triliun dan akan berkembang secara bertahap sesuai dengan kemampuan Pemprov maupun pemegang saham lainnya, yakni kabupaten/kota.

"Saya minta Bank Pembina yaitu Bank Jateng membantu agar mergernya lebih bisa menggunakan sistem dan manajemen yang modern. Jadi kalau ada kesalahan bisa langsung terdeteksi. Teknologi informasi disiapkan," katanya.

Kompas Terbitkan Buku Ganjar Jembatan Perubahan

Ganjar pun memiliki tiga harapan besar terhadap bank baru tersebut.

Yakni konsolidasi permodalan, manajemen yang modern. Selain itu juga pelayanan lebih baik untuk menangani UKM.

"Kita berharap menjadi merger BPR BKK yang mengkonsolidasikan seluruh kekuatan perbankan kita, sehingga dari sisi permodalan lebih kuat jejaring juga lebih terkonsolidasi," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved