Pilkada 2020
DPD Golkar Gunung Kidul Buka Peluang Buka Rumah Koalisi untuk Persiapan Pilkada 2020
DPD Partai Golkar Gunungkidul membuka wacana pembuatan rumah koalisi untuk mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati, Pilkada 2020 mendatang
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo | Editor: Mona Kriesdinar
Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo
TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - DPD Partai Golkar Gunungkidul membuka wacana pembuatan rumah koalisi untuk mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar pada tahun 2020 mendatang.
Pernyataan tersebut diutarakan oleh sekretaris DPD Golkar Gunungkidul Herry Nugroho, saat dihubungi Tribunjogja, akhir pekan lalu.
Menurutnya hal tersebut harus dilakukan mengingat Partai Golkar tidak bisa mengusung sendiri pasangan bupati dan wakil bupati untuk bersaing pada Pilkada 2020.
"Bisa saja nanti membuat rumah koalisi, baru setelah itu dilakukan penjaringan calon bupati maupun wakil bupati," katanya.
Sekarang ini pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan partai lain dan juga telah melakukan komunikasi dengan beberapa tokoh, yang akan maju dalam Pilkada 2020 Gunungkidul.
"Kami partai Golkar juga akan mengundang sesepuh-sesepuh untuk meminta masukan," imbuhnya.
Sementara itu DPC PDIP Gunungkidul telah melakukan penjaringan dan juga telah melakukan interview visi dan misi kepada 7 calon yang mendaftar melalui partai PDIP.
Ketua DPC PDIP Gunungkidul, Endah Subekti Kuntaringsih mengatakan ada 6 bakal calon yang hadir dalam pemaparan visi misi adalah, Mayor Sunaryanto ( TNI AD yg berdinas di Kementrian Pertahanan Keamanan), Bambnag Wisnu Handoyo ( Kepala DPPKA DIY), RM Kukuh Hertriasning ( Putra dari Cucu HB VIII ), Supartono ( Mantan Kepala BKAD/PLT Sekda/PLT Sekwan), Demas Kursiswanto (Anggota F PDI P/Bendahara DPC/mantan Ketua DPRD Gunungkidul, Kolonel Inf Tugiman.
"Dalam pemaparan visi misi ada 6 yang hadir hanya satu ang tidak hadir, ini sebagai tahap awal pengenalan calon, nantinya para calon akan mengikuti tes untuk mengerucutkan tokoh sebenarnya yang bakal diusung PDIP nantinya," jelasnya.
Ia mengatakan setelah dilakukan pemaparan visi misi kepada bakal calon bupati nantinya akan dilakukan tes kembali yang dilakukan oleh DPP PDIP.
"Tahapan penjaringan ini sampai nanti bulan Desember 2019, kami juga akan menggandeng lembaga survei nasional untuk melihat elektabilitas masing-masing bakal calon," ucap Endah.(wsp)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-pilkada-pemilihan-umum-kotak-suara-surat-suara_20150406_145126.jpg)