Bantul

Cerita Warga Soka Bantul, Tiga Bulan Kesulitan Air Bersih karena Sumber dan Sumur Mengering

Hampir sebagian di antaranya, sekitar 40 KK mengalami kesulitan air bersih. Itu lantaran, dua sumber mata air yakni Bamban dan Setro maupun sumur yang

Cerita Warga Soka Bantul, Tiga Bulan Kesulitan Air Bersih karena Sumber dan Sumur Mengering
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
RM Hertri Asning, Pembina Rakyat Pendukung Kesejahteraan Yogyakarta (RPKY) bersama SAR DIY menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Soka Seloharjo, Pundong Bantul Minggu (3/11/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Awal November, sebagian wilayah di Kabupaten Bantul memang sudah mulai turun hujan.

Namun tidak berarti kebutuhan air bersih langsung bisa terpenuhi.

Sejumlah daerah, saat ini, masih mengalami kesulitan air.

Satu di antaranya warga Padukuhan Soka, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong.

Ada puluhan kepala keluarga disana, sejak tiga bulan terakhir, mengalami kesulitan air.

Penyebabnya, karena sumber mata air dan sumur-sumur di pemukiman warga mengering.

Kemarau Panjang, Permintaan Bantuan Air Bersih di Wilayah Bantul Meningkat

"Tahun ini yang paling parah. Sudah tiga bulan, warga kami mengalami kesulitan air bersih," kata Timbul Prasetyo, Ketua RT 03, di Padukuhan Soka, Minggu (3/11/2019)

Ia menceritakan, RT 03 Padukuhan Soka berjumlah sekitar 65 Kepala Keluarga.

Hampir sebagian di antaranya, sekitar 40 KK mengalami kesulitan air bersih. Itu lantaran, dua sumber mata air yakni Bamban dan Setro maupun sumur yang menjadi andalan warga, kondisinya surut.

Banyak warga yang akhirnya berhemat air dan meminta bantuan tetangga.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved