Rencana Perluasan Taman Paseban Jadi Bahasan Utama Komisi C DPRD Bantul

Ketua Komisi C DPRD Bantul, Dwi Kristianto, pun memastikan polemik tersebut akan jadi prioritas utama dalam pembahasan di komisinya

Rencana Perluasan Taman Paseban Jadi Bahasan Utama Komisi C DPRD Bantul
Tribun Jogja/ Azka Ramadhan
Gedung dan lahan Bank Mandiri di sebelah utara Taman Paseban, yang rencananya bakal dibeli oleh Pemkab Bantul untuk perluasan ruang publik tersebut. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Penolakan dari beberapa fraksi mengenai rencana pembelian lahan, serta bangunan Bank Mandiri untuk memperluas Taman Paseban oleh Pemkab Bantul, mendapat tanggapan dari Komisi C DPRD Bantul yang membidangi infrastruktur.

Bahkan, Ketua Komisi C DPRD Bantul, Dwi Kristianto, pun memastikan polemik tersebut akan jadi prioritas utama dalam pembahasan di komisinya.

Ia berujar, anggaran Rp7 miliar yang hendak digelontorkan eksekutif itu terlalu besar dan tak mendedak.

"Anggaran yang digunakan itu kan cukup besar ya, sedangkan perluasan Taman Paseban saya rasa tidak terlalu mendesak dan tidak menyentuh kebutuhan masyarakat yang utama," katanya.

Oleh sebab itu, meski belum dibahas di tingkat Komisi C, pengajuan anggaran pembebasan lahan itu, hampir pasti akan ditolak

. Kristianto pun menilai, penolakan dari sejumlah fraksi sangat obyektif, karrna proyek tidak berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

"Jadi, saya kira pasti ditolak. Itu kan hanya untuk memperindah kota dan tak mendesak, karena banyak kebutuhan yang lebih urgent, seperti penambahan anggaran bantuan operasional sekolah ya, salah satunya," tambahnya.

Lebih lanjut, Politisi PDI Perjuangan itu menandaskan, seluruh proyek infrastruktur yang tidak mendesak dan dirasa tidak menyentuh kebutuhan masyarakat Bantul pun bakal dilakukan rasionalisasi.

Terlebih, RAPBD yang diajukan untuk dibahas, defisit 12 persen.

"Kita maunya defisit hanya satu digit sajalah. Nah,  caranya, ya dengan rasionalisasi sejumlah proyek yang tak mendesak untuk segera dibangun itu," tandasnya. (*)

 

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved