ADVERTORIAL

Extreme Siap Getarkan Panggung JogjaROCKarta 2019

Extreme, band rock asal Amerika ini terakhir kali menginjakkan kaki di Indonesia tahun 2008 silam.

Extreme Siap Getarkan Panggung JogjaROCKarta 2019
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
Personil band Extreme yang akan tampil dalam JOgjarockarta #3 mengikuti sesi foto saat konferensi pers di Bogey's Teras Hyaat Regency, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (2/11/2019). FEstival musik rock dengan deratan penampil dari dalam dan luar negeri dengan penampil utama band rock Extreme dan Power Trip akan digelar pada Minggu 3 November 2019 di stadion Kridosono. 

TRIBUNJOGJA.COM - Historis, kualitas dan warna musik serta keberadaan sosok Gary Cherone sang vokalis menjadi alasan mengapa Rajawali Indonesia selaku promotor mengundang Extreme di panggung JogjaROCKarta Stadion Kridosono, Yogyakarta, Minggu (3/11/2019).

Yang spesial, ini menjadi penampilan Extreme di Indonesia setelah 11 tahun lalu.

Extreme, band rock asal Amerika yang moncer di akhir tahun 80 an hingga awal 90 lewat salah satu lagunya “More Than Words” ini terakhir kali menginjakkan kaki di Indonesia tahun 2008 silam.

Kala itu, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang didatangi Extreme dalam konser bertajuk “Take Us Alive World Tour 2008” yang digelar di Jakarta.

Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau

“Senang bisa kembali bertemu dengan fans kami di sini (Indonesia). Saya melihat kalian (fans) luar biasa. Kami akan memberikan sajian yang spesial untuk kalian semua. Saat kami di sini (Indonesia) akan tampil seperti sedang di rumah sendiri (Amerika),” kata Nuno Bettencourt gitaris Extreme saat sesi Jumpa Pers di Bogeys Teras Hyatt Regency, Sleman, Sabtu (2/11/2019).

Selain Extreme, ada satu band rock luar negeri yang juga akan hadir.

Mereka adalah Power Trip, band asal Amerika yang dibentuk tahun 2008 dengan komposisi Riley Gale, Chris Ulsh, Chris Whetzel, Blake “Rossover” Ibanez dan Nick Stewart.

Ini adalah momen kehadiran Power Trip untuk pertama kalinya di Indonesia dan juga kawasan Asia Tenggara.

“Meskipun ini menjadi perjalanan yang panjang dan melelahkan sampai 35 jam, tapi kami sangat senang bisa diundang (ke JogjaROCKarta) dan juga senang bisa datang ke Indonesia, negara pertama di Asia Tenggara yang kita datangi dalam konser kami. Suasana di sini (Indonesia) sangat berbeda dengan suasana di rumah kami,” kata Riley Gale.

CEO Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi mengatakan, sempat ada diskusi cukup panjang ketika memilih artis yang akan didatangkan di JogjaROCKarta tahun ini.

WAMI Apresiasi Rajawali Indonesia Communication Atas Dukungan Hak Cipta Musik

Halaman
123
Penulis: Susilo Wahid Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved