Bisnis

Rangkul Lebih Banyak Anak Muda Sadar Kebiasaan Mengelola Uang

Membentuk kebiasaan mengelola uang terus dilakukan oleh komunitas Stocksgrow.id terutama bagi kalangan muda.

Rangkul Lebih Banyak Anak Muda Sadar Kebiasaan Mengelola Uang
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
Achie Mahafudloh ajak anak muda sadar kebiasaan mengelola uang 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Membentuk kebiasaan mengelola uang terus dilakukan oleh komunitas Stocksgrow.id terutama bagi kalangan muda.

Kebiasaan dapat dibentuk dengan menentukan tujuan atau impian di masa depan.

Founder sekaligus financial planner di komunitas Stocksgrow.id, Achie Mahafudloh mengatakan, anak muda harus punya kesadaran terhadap finansial mereka meski belum bekerja dan mendapat penghasilan. "Jadi bagaimana merangkul anak muda untuk menyadari habitnya dengan uang. Bahwa dia punya masa depan. Jadi yang dibilang YOLO (you only live once) bener, tapi YOLO yang positif, dia menyiapkan masa depan yang lebih cerah," ujarnya saat ditemui Tribun Jogja, Kamis (31/10/2019).

Melalui komunitas ini, Achie mengajak anak muda membangun mindset bagaimana uang bekerja untuk kehidupan mereka.

"Kami mindsetnya bagaimana uang bekerja buat kita. Bukan lagi tenaga kita yang bekerja untuk dapat uang. Kita bekerja dapat uang, lalu bagaimana nanti uang itu bekerja buat kita. Sehingga saatnya nanti fisik sudah tidak bertenaga, pikiran menua, uang sudah bekerja buat kita," paparnya.

Melihat Jogja Youth Farming, Agrowisata yang Dikelola Anak-anak Muda

Achie menekankan pentingnya memiliki tujuan agar finansial dapat tertata dengan baik.

Hal inilah yang akan mengubah kebiasaan konsumtif.

"Yang penting itu kan goals, kalau kita nggak punya goals ya uang kita ke mana-mana. Uang kita mau diapain nggak ada tujuannya. Begitu kita punya goals, mikir kita. Mau keluar duit jadi eman-eman. Itu kan perubahan yang ingin kita sebar," ujarnya.

Ia dan komunitasnya menyasar anak-anak muda karena dinilai lebih fleksibel.

"Bahwa anak muda, meskipun dia baru fresh graduate atau masih kuliah, harusnya tidak ada rintangan untuk berinvestasi. Karena sekarang investasi sangat murah. Saham mulai Rp100.000 juga ada," tuturnya.

Di komunitasnya, kebanyakan yang aktif adalah mahasiswa.

Achie melihat mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan paham apa yang akan mereka lakukan.

Cerita Khansabila, Anak Muda yang Bangga Pakai Lurik

"Kalau orang yang sudah bekerja, mereka sudah terlanjur punya cicilan. Mahasiswa kan nggak punya cicilan, duitnya bukan buat nyicil tapi buat invest. Yang sudah terlanjur punya cicilan, mereka harus beresin itu dulu," katanya.

Ia juga mengamati, anak-anak muda yang menjadi anggota komunitasnya menjadi lebih bersemangat untuk investasi saham.

"Mereka jadi getol cari modal gimana caranya punya dana besar masuk di portfolio saham. Begitu mereka ada kesempatan untuk menghasilkan uang, bisa terpacu adrenalin mereka untuk kerja yang efektif," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Amalia Nurul F
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved