Breaking News:

Bantul

Melihat Jogja Youth Farming, Agrowisata yang Dikelola Anak-anak Muda

Lahan yang awalnya tadah hujan, saat ini dikembangkan menjadi area pertanian terpadu. Berkonsep eduwisata.

TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Tugiyanto sedang merapikan sayuran budidaya hidroponik di Jogja Youth Farming. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jogja youth farming menempati lahan seluas 3.500 meter persegi di tanah kas Desa Argomulyo, Sedayu, Kabupaten Bantul.

Lahan yang awalnya tadah hujan, saat ini dikembangkan menjadi area pertanian terpadu. Berkonsep eduwisata.

Dimana, para pengunjung bisa melihat langsung, bagaimana cara mengolah lahan, bercocok tanam, hingga kemudian memetik dan menikmati hasil pertanian.

Di tempat ini juga dikembangkan perikanan, peternakan hingga recycle, pengolahan barang bekas menjadi kerajinan.

Menariknya, semua bidang dikelola langsung oleh anak-anak muda yang merupakan karang Taruna Desa Argomulyo.

Luncurkan Petani Idaman, Pertamina Ajak Generasi Muda Bertani

"Tujuan kita memang menumbuhkan minat para pemuda, tertarik dibidang pertanian," kata Tugiyanto, ketua Karang Taruna Yodha, Desa Argomulyo, Bantul, Jumat (01/11/2019)

Tugiyanto menceritakan, lahan yang ditempati oleh Jogja Youth Farming awalnya merupakan lahan tadah hujan milik desa.

Irigasinya tidak menentu.

Namun, sejak 17 Juli 2019 disewa dengan harga Rp 1.200 permeter.

Lahan itu kemudian dikembangkan menjadi lahan ekonomi produktif.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved