Gunungkidul

BKPPD Gunungkidul Masih Tunggu Kepastian Jumlah Formasi CPNS

Belum adanya kepastian berapa jumlah formasi dikarenakan adanya revisi yang harus dilakukan.

BKPPD Gunungkidul Masih Tunggu Kepastian Jumlah Formasi CPNS
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan dibuka pada tanggal 11 November 2019.

Namun hingga saat ini Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPPD) Kabupaten Gunungkidul masih menunggu kepastian jumlah formasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Kepala Bidang Formasi, Pengembangan dan Data Pegawai BKPPD Gunungkidul, Reni Linawati mengatakan, belum adanya kepastian berapa jumlah formasi dikarenakan adanya revisi yang harus dilakukan.

Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau

"Kita menyampaikan revisi dengan berdasarkan surat kepala daerah, kalau itu belum ada resmi jawaban dari menpan otomatis kami bellum bisa menyampaikan berapa jumlahnya," ucapnya, Jumat (1/11/2019).

Ia menambahkan revisi bisa saja menyasar pada jumlah karena formasi tidak boleh direvisi, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui apakah disetujui atau tidak.

Pihaknya sudah mengirim revisi sejak minggu lalu, dan hingga sekarang BKPPD masih menunggu balasan dari kemenpan RB.

"Kalau kami belum menerima surat resmi dari kemenan kami belum bisa menyampaikan, apakah ada perubahan jumlah atau tidak," uajrnya.

Dirinya menjelaskan saat ini sesuai dengan surat dari menpan posisi yang diprioritaskan adalah tenaga kependidikan, tenaga kesehatan termasuk dengan tenaga teknis.

Kisi-kisi Materi Soal Tes SKD Pada Penerimaan CPNS Tahun 2019, Kuasai Tiga Hal Ini Jika Ingin Lolos

"Kalau yang diajukan ditambah dengan yang dicadangkan untuk P3K tahap satu ada 364. Rinciannya 300 itu 30 persennya untuk CPNS, sedangkan yang 70 persen untuk P3K tahap 2 2019, dan 64 untuk cadangan P3K tahap 1," jelasnya.

Sementara itu Kepala BKPPD Gunungkidul, Sigit Purwanto mengimbau kepada masyarakat agar tidak tergiur penawaran untuk membantu dalam tes CPNS.

"Jangan pernah percaya ada yang bisa membantu dalam CPNS karena yang bisa membantu adalah diri sendiri ditambah lagi dengan meminta imbalan sejumlah uang bisa dipastikan itu penipuan," tegasnya.

Sigit menjelaskan, saat ini tes CPNS dengan menggunakan Computer Based Test (CBT) sehingga kecurangan bisa diminimalisir.

"Sejak tahun lalu tes menggunakan komputer, hasilnya bisa dilihat setelah tes selesai jadi untuk curang itu sangat kecil kemungkinan. Jadi bisa dipastikan tidak ada peserta titipan," paparnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved