Sleman

Aplikasi Sideni Bantu Deteksi Potensi Konflik Lebih Cepat

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sleman resmi meluncurkan aplikasi SiDeni (Sistem Informasi Deteksi Dini)

Aplikasi Sideni Bantu Deteksi Potensi Konflik Lebih Cepat
Tribun Jogja/Alexander Ermando
Bupati Sleman Sri Purnomo (paling kanan) menyaksikan penjelasan tentang aplikasi Sideni, Kamis (31/10/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sleman resmi meluncurkan aplikasi SiDeni (Sistem Informasi Deteksi Dini) pada Kamis (31/10/2019).

Peluncuran tersebut bersamaan dengan pengukuhan Reksa Desa.

Kepala Kesbangpol Sleman Hery Dwi Kuryanto mengatakan Sideni membantu memantau potensi konflik di masyarakat tingkat desa secara lebih cepat.

"Informasi dari tingkat masyarakat disampaikan lewat Sideni. Setelahnya dianalisis bersama komunitas intelijen daerah," kata Hery di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis (31/10/2019).

Setelah melalui proses analisis dan verifikasi di lapangan, maka anggota Reksa Desa akan melakukan penanganan sebelum konflik terjadi. Petugas Kesbangpol Sleman pun turut diterjunkan jika dibutuhkan.

Kesbangpol Sleman Rintis Reksa Desa dan Aplikasi SiDeni

Aplikasi ini pun hanya bisa diakses oleh pimpinan Reksa Desa serta komunitas intelijen daerah.

"Jadi hanya orang-orang tertentu yang bisa mengakses Sideni. Informasi dan penanganannya pun dipastikan tepat dan akurat," ujar Hery.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan kehadiran Sideni sangat membantu Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mencegah terjadinya konflik di masyarakat.

Apalagi Sleman tergolong rawan konflik dengan keberagaman secara sosial hingga banyaknya pendatang.

"Keadaan yang demikian membuat kita mau tidak mau harus siap 24 jam menghadapi potensi konflik yang mungkin terjadi," kata Sri Purnomo.(Tribunjogja I Alexander Ermando)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved