Yogyakarta

Kabupaten dan Kota di DIY Harus Berlomba Wujudkan Toleransi

Kabupaten/kota yang ada di DIY harus berlomba-lomba memastikan isu Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi identitas Jogja.

Kabupaten dan Kota di DIY Harus Berlomba Wujudkan Toleransi
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kabupaten/kota yang ada di DIY harus berlomba-lomba memastikan isu Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi identitas Jogja.

Pasalnya, selama ini Jogja dikenal sebagai kota pendidikan, kota wisata, dan kota budaya.

Dosen Sosiologi Fisipol UGM, Arie Sujito dalam Talkshow Festival HAM bertema Pembangunan Daerah yang Berbasis HAM dan Berkeadilan Sosial melalui Pendekatan Budaya menerangkan, saat ini Provinsi DIY masih jauh dari kata pembangunan daerah yang berbasis HAM.

Menurutnya, slogan Jogja sebagai city of tolerance atau kota toleran seharusnya menjadikan Jogja terlepas dari segala praktik diskriminasi.

PDIP: Negara Tidak Boleh Kalah Hadapi Intoleransi dan Radikalisme

Fakta-fakta di lapangan menunjukkan belum ada keadilan sosial yang mencakup fasilitas umum, seperti trotoar untuk pejalan kaki.

Selain itu, kenyataannya praktik-praktik intoleran lain seperti kekerasan, juga masih terjadi di lapangan.

"Buruknya ruang publik menjadi salah satu kendala dalam mewujudkan Jogja sebagai daerah yang berbasis HAM. Tata ruang di Jogja belum mengakomodasi kepentingan semua golongan. Itu adalah peringatan bagi kabupaten," ungkapnya di Ruang Seminar Timur Fisipol UGM pada Rabu (30/10/2019).

Arie menerangkan, slogan city of tolerance yang dimiliki Jogja jangan hanya menjadi jargon saja, namun tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

Dia melanjutkan, untuk mewujudkan Jogja toleran, tidak cukup hanya melalui tangan Bupati ataupun Walikota saja, namun juga elemen lain yang ada, baik dari organisasi non pemerintah, akademisi, dan jurnalis.

Paku Alam X Minta Budaya Jadi Senjata Ampuh Tangkal Intoleransi

Mugiyanto, Peneliti Senior International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) menjelaskan, untuk bisa mewujudkan slogan city of tolerance, pemerintah kabupaten/kota perlu melibatkan lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang HAM.

Halaman
12
Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved