Gunungkidul

Hujan Tak Kunjung Turun, Warga Gunungkidul Harus Antre saat Membeli Air Bersih

Hujan tidak kunjung turun hingga minggu terakhir bulan Oktober memperparah kondisi kekeringan di Kabupaten Gunungkidul.

Hujan Tak Kunjung Turun, Warga Gunungkidul Harus Antre saat Membeli Air Bersih
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto
anggota SAR Satlinmas DIY saat memberikan bantuan ke Dusun Papringan, Desa Tileng, Kecamatan Girisubo. 

Warga lainnya, Pailah mengatakan, jika tidak ada bantuan dari pihak pemerintah maupun swasta, mungkin dirinya sudah membeli sekitar 20 an tangki.

“Sekarang membeli air pun sulit. Paling cepat seminggu, kalau tidak ada bantuan air ya tidak mencuci, air digunakan untuk mencuci, memasak, dan kebutuhan sehari-hari lainnya,” ucapnya.

Sambungnya, ia berharap ada solusi untuk mengatasi kekeringan sehingga warga tidak lagi kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Agar warga tidak lagi harus menunggu bantuan, dan membeli dari tangki swasta.

Kepala Satuan Pol PP DIY, Noviar Rahmad menyampaikan, pihaknya memberikan bantuan dari SAR Satlinmas seluruh DIY, yang disalurkan ke wilayah yang kekurangan air bersih.

“Ini partisipasi dari SAR satlinmas seluruh wilayah, nantinya ke wilayah lain salah satunya Gunungkidul,” katanya.

Data terakhir BPBD Gunungkidul menyebutkan wilayah kekeringan ada di 16 kecamatan,dengan 136 ribu jiwa terdampak kekeringan.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved