Breaking News:

Jawa

Puluhan Ribu Berkas Permohonan KTP dan KK Kedaluarsa di Kota Magelang Dimusnahkan

Berkas-berkas ini dimusnahkan dengan cara dicacah menggunakan mesin pencacah di Depo 1 Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Magel

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ari Nugroho
Istimewa
Puluhan ribu berkas tak bernilai milik Pemerintah Kota Magelang dimusnahkan, Senin (28/10/2019) kemarin. Jumlah berkas mencapai 18.370 lembar. Sebagian besar berkas permohonan Kartu Keluarga (KK) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari tahun 2011. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Puluhan ribu berkas tak bernilai milik Pemerintah Kota Magelang dimusnahkan, Senin (28/10/2019) kemarin. Jumlah berkas mencapai 18.370 lembar, sehingga butuh lima hari untuk memusnahkan berkas.

Berkas-berkas ini dimusnahkan dengan cara dicacah menggunakan mesin pencacah di Depo 1 Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Magelang.

"Arsip ini tidak boleh dijual per kilo, karena khawatir data akan tersebar walaupun secara jangka waktu arsip ini sudah kadaluarsa. Kita juga menghindari pembakaran sampah karena tidak ramah lingkungan," kata Kepala Disperpusip Kota Magelang, Isa Ashari.

Bocoran Berkas Persyaratan Wajib Pendaftaran CPNS 2019 di sscasn.bkn.go.id, Siapkan Dokumen Asli

Arsip terbanyak yang dimusnahkan berasal dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mencapai 16.894 berkas. Kemudian Bagian Pembangunan Setda Kota Magelang sebanyak 508 arsip.

Bagian Tata Pembangunan 305 berkas dan Bagian Umum Setda Kota Magelang 90 berkas.

Bagian Kepegawaian 72 berkas, Dipenda 6 berkas, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) 493 berkas, serta Inspektorat 2 berkas.

Isa mengatakan, pemusnahan menjadi kedua setelah tahun 2016 lalu. Jumlahnya cukup banyak, sehingga pemusnahan membutuhkan watku lima hari.

Berkas dimusnahkan harus setelah melalui prosedur dan persetujuan Wali Kota Magelang.

Pilkada 2020 : Calon Independen di Gunungkidul Harus Siapkan Dukungan Minimal 45 Ribu KTP

"Pemusnahan juga mesti melalui penyeleksian yang panjang dari pencipta arsip dan hati-hati agar tidak muncul masalah di kemudian hari, katanya.

Kasi Identitas Penduduk, Disdukcapil Kota Magelang, Siska Yuni Hartanti, mengatakan, berkas kependudukan berupa berkas permohonan Kartu Keluarga (KK) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari tahun 2011 menjadi salah satu yang ikut dimusnahkan.

Berkas permohonan yang kedaluarsa tersebut yang dapat dimusnahkan. Sementara untuk arsip yang berlaku seumur hidup, diantaranya akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan dan perceraian tidak boleh dimusnahkan.

"Berkas tersebut masa retensinya sudah habis. Kita ada masa aktif 2 tahun dan inaktif 5 tahun, total retensi 7 tahun, jadi sudah bisa dihapus," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved