Breaking News:

Jawa

E-money Didorong Untuk Cegah Kebocoran Retribusi Pasar

Pembayaran menggunakan e-money ini diantaranya untuk mencegah kebocoran retribusi pasar, memudahkan pembayaran dan mendorong transaksi non tunai di Ko

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ari Nugroho
Istimewa
Ketua Komisi B DPRD Kota Magelang, Stin Sahyutri, saat ditemui di DPRD Kota Magelang, Selasa (29/10). Pihaknya mendukung penerapan e-money untuk retribusi pasar diterapkan di pasar kota Magelang. 

Penerapan e-money ini untuk pembayaran retribusi pelayanan pasar ini diharapkan dapat mencegah kebocoran retribusi.

Wali Kota Magelang Beri Penghargaan Pemuda Berprestasi

"E-money ini agar memudahkan pembayaran juga mencegah kebocoran retribusi. Retribusi harusnya dari tahun ke tahun ada kenaikan, dan tidak stagnan. Namun saat ini masih tetap stagnan. Penerapan itu mungkin akan menjadi solusi," ujarnya.

Selain mencegah kebocoran retribusi pasar, penerapan e-money ini dapat memudahkan pembayaran retribusi pelayanan pasar.

Caranya cukup mudah dengan menggunakan kartu, gesek untuk membayar retribusi.

E-money ini juga seiring dengan program transaksi non-tunai dari pemerintah.

"Ini bagus ya untuk diterapkan di seluruh pasar, karena selain mencegah kebocoran retribusi, cara pembayaran juga simple, sehingga dapat memudahkan pembayaran. Cukup dengan kartu, terus gesek, sudah bisa. Ini juga untuk mendorong transaksi non tunai, dan memudahkan pendataan pedagang, agar dapat terdata dengan baik," ujar Stin.

Pihaknya sendiri mendukung perluasan penerapan e-money ini.

Menurutnya ini adalah terobosan atau inovasi yang dapat diterapkan.

Pihaknya pun bersedia mendukung dari sisi anggaran.

Penerapan nantinya dimasukkan anggaran di tahun 2020 dan akan langsung dieksekusi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved