Nasional
Mahfud MD Dapat Tugas Deradikalisasi dari Presiden Jokowi
Menkopolhukam, Mahfud MD menyebut ada pesan khusus dari presiden, Joko Widodo terkait dengan program deradikalisasi.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menkopolhukam, Mahfud MD menyebut ada pesan khusus dari presiden, Joko Widodo terkait dengan program deradikalisasi.
Dia juga menambahkan, program deradikalisasi ini menjadi satu dari beberapa agendanya.
“Kami memang akan melakukan program deradikalisasi. Pesan presiden adalah untuk deradikalisasi,” ujar Mahfud, Senin (28/10/2019).
Menurut Mahfud MD radikalisasi adalah paham yang ingin menawarkan alternatif lain terhadap ideology tertentu.
• Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau
Akan tetapi, dengan cara yang keras atau kekerasan maka disebut radikal.
“Lawannya adalah gradual atau bertahap,” jelasnya.
Dia juga meluruskan pandangan terhadap dirinya mengenai hal radikal ini.
Dia menyebut, tidak pernah mengatakan orang Islam radikal.
Tetapi, dia menyebut kelompok radikal yang bisa saja orang Islam atau agama lain.
“Sering dibelok-belokkan dan jangan dikacaukan soal itu,” jelasnya.
Terkait dengan penanganan kasus intoleransi di DIY dan juga pelanggaran HAM, Mahfud menyebut hal ini masuk dalam agenda umum dan sudah menjadi ketugasan.
“Kalau persoalan di Yogya ya kami bicara dengan orang Yogya. Kalau di Jawa Timur ya bicara dengan orang Jawa Timur,” jelasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/mahfud-md-dapat-tugas-deradikalisasi-dari-presiden-jokowi.jpg)