Kota Yogya

Mengaku Polisi, Dua Pria Aniaya Warga Banguntapan di Kuburan, Korban Alami Luka Bacok di Kepala

Mengaku Polisi, Dua Pria Aniaya Warga Banguntapan di Kuburan, Korban Alami Luka Bacok di Kepala

Mengaku Polisi, Dua Pria Aniaya Warga Banguntapan di Kuburan, Korban Alami Luka Bacok di Kepala
net
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seorang warga Gedongan Baru, Banguntapan, Bantul berinisial Z (30) menjadi korban penganiayaan  di salah satu tempat pemakaman umum di wilayah Umbulharjo pada Sabtu(26/10/2019) dinihari.

Salah satu pelaku mengaku sebagai anggota polisi.

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Alal Prasetyo menuturkan kasus ini bermula saat korban tengah nongkrong di dekat rumahnya pada Jumat (25/10/2019) malam lalu.

Tiba-tiba korban didatangi pelaku yang mengaku sebagai anggota polisi.

Oleh pelaku, korban kemudian diajak ke polsek.

Merasa tidak berbuat salah, korban mengiyakan ajakan pelaku.

"Jadi pelaku mengaku serse, kemudian mengajak korban ke polsek. Korban mau saja, karena korban merasa tidak salah. Lalu mereka bonceng tiga,"katanya, Minggu (27/10/2019).

Perilaku Mencurigakan Tukang Gali Kubur Tempat Jasad PNS Kementerian PU Dicor Semen

"Setelah naik motor, bukan dibawa ke Polsek, tetapi dibawa ke kuburan daerah Umbulharjo. Di situlah kemudian korban dianiaya oleh pelaku. Pelaku diduga dua orang. Setelah dianiaya korban berusaha melarikan diri dan dibantu warga,"sambungnya.

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh warga. Korban mengalami banyak luka, kepala bagian belakang harus dijahit, kepala bagian depan terkena bacok, bibir robek, gigi patah, dan hidung patah.

"Korban ternyata mengenal pelaku. Tetapi sudah bertahun-tahun tidak bertemu. Menurut keterangan, korban juga tidak memiliki masalah dengan pelaku,"lanjutnya.

Saat ini Polsek Umbulharjo tengah mendalami kasus penganiayaan dan pembacokan yang dialami oleh Z.

"Kami cari keterangan saksi, dan akan cari pelaku. Semoga pelaku segera bisa ditangkap,"tutupnya. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved