Nasional

Begini Sosok Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Mata Kepala BKKBN Hasto Wardoyo

Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo dan Menteri Kesehatan dokter Terawan merupakan almamater di UGM.

Begini Sosok Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Mata Kepala BKKBN Hasto Wardoyo
Biro Pers Sekretariat Presiden
Menteri Kesehatan RI, dr Terawan Agus Putranto 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr Hasto Wardoyo memiliki cerita tersendiri mengenai Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr Terawan Agus Putranto.

Melalui sambungan telepon, Hasto menyampaikan kepada Tribunjogja.com bahwa dirinya dan dokter Terawan merupakan almamater di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (UGM).

"Jadi sebetulnya saya dan dokter Terawan itu satu angkatan di UGM. Itu dulu angkatan tahun 83," tuturnya.

Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau

Selain itu, Hasto juga menuturkan bahwa dulunya ia adalah teman akrab dari dokter Terawan.

"Selain dulu satu angkatan, dokter Terawan itu satu kelas di perkuliahan bahkan kita berteman baik," jelasnya.

Tambah Hasto, dokter Terawan di matanya merupakan orang yang baik dan aktif.

"Selain baik, dokter Terawan itu sangat aktif. Bukan hanya di kegiatan mahasiswa namun dalam kegiatan ilmiah juga. Dia bisa dibilang orang yang sangat ilmiah waktu di perkuliahan," tuturnya.

Lanjutnya, jadi dulu memang sering menulis jurnal dan ikut kegiatan ilmiah bersama juga.

Ini Alasan Presiden Jokowi Pilih dr Terawan Jadi Menteri Kesehatan di Kabinet Indonesia Maju

"Seingat saya memang doktor Terawan itu sangat kreatif. Bahkan dia pernah membuat inkubator bayi dalam sebuah lomba karya ilmiah," katanya.

"Uniknya, inkubator itu menggunakan lampu teplok (lampu minyak) sebagai pemanasnya. Keren lho itu," imbuhnya.

Ditambahkan oleh Hasto, dirinya dan dokter Terawan dulu juga sering melakukan aktivitas bersama.

"Jadi kita dulu sama-sama aktif di Kegiatan Senat Mahasiswa dan kegiatan ilmiah. Selain itu, kita juga sering mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat dan penelitian saat kuliah," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Andreas Desca
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved