Kesehatan

Cara Mengatasi Heat Stroke di Saat Cuaca Panas

Jika seseorang mengalami dehidrasi dan tidak cukup mengeluarkan keringat untuk mendinginkan tubuh, suhu dalam tubuh akan meningkat drastis sehingga me

Cara Mengatasi Heat Stroke di Saat Cuaca Panas
dok.ist/net
ilustrasi cuaca panas 

TRIBUNJOGJA.COM - Sejumlah wilayah di Indonesia sedang mengalami cuaca panas yang cukup ekstrem beberapa hari terakhir ini.

Bahkan, suhu maksimumnya bisa mencapai 38,8 derajat Celsius.

Mereka yang beraktivitas di bawah sengatan matahari dalam waktu yang lama berpotensi besar terkena dehidrasi.

Jika kondisi ini dibiarkan, komplikasi bisa berkembang lebih parah menjadi heat stroke.

Apa itu heat stroke?

Heat stroke, yang juga dikenal dengan sengatan panas, adalah kondisi di mana tubuh mengalami peningkatan suhu secara drastis hingga mencapai 40 derajat Celcius, atau bahkan lebih.

Heat stroke biasanya terjadi saat seseorang merasa sangat kepanasan akibat paparan sengatan matahari di luar batas toleransi tubuh.

Tubuh umumnya menghasilkan panas dari dalam, lalu akan mendinginkan diri dengan cara mengeluarkan keringat.

Namun, dalam kondisi tertentu, seperti panas yang ekstrem, kelembapan udara yang tinggi, atau beraktivitas di bawah terik matahari dalam waktu yang cukup lama, membuat tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk mendinginkan diri.

Jika seseorang mengalami dehidrasi dan tidak cukup mengeluarkan keringat untuk mendinginkan tubuh, suhu dalam tubuh akan meningkat drastis sehingga menyebabkan heat stroke atau sengatan panas.

Halaman
1234
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved