Setelah Kematian Sulli Eks f(x), Kakao dan Daum Tingkatkan Keamanan Cegah Ujaran Kebencian

Kematian Sulli eks f(x) mendapat banyak respon dari semua kalangan di dunia, setelah kabar kepergiannya sikap tegas pencegahan memberantas kekerasan

Setelah Kematian Sulli Eks f(x), Kakao dan Daum Tingkatkan Keamanan Cegah Ujaran Kebencian
koreaboo via Kompas.com
Penyanyi dan artis peran, Sulli 

Setelah Kematian Sulli Eks f(x), Kakao dan Daum Tingkatkan Keamanan Cegah Ujaran Kebencian

TRIBUNJOGJA.COM - Kematian Sulli eks f(x) mendapat banyak respon dari semua kalangan di dunia, setelah kabar kepergiannya 

Sikap tegas pencegahan memberantas kekerasan cyber bullying dilakukan oleh pihak Asosiasi Manajemen Hiburan Korea (CEMA) dan mendapat dukungan dari para artis Korea Selatan.

Tak hanya itu, baru-baru ini Kakao telah mengumumkan bahwa mereka juga akan menghapus bagian komentar yang ada dalam artikel berita di salah satu situs milik Korea Selatan yang menjadi portal terbesar ke dua setelah Naver.

en.koreaportal.com, Artis Korea Sulli
en.koreaportal.com, Artis Korea Sulli (en.koreaportal.com)

Sikap tegas ini diambil guna mencegah para artis K-Pop tersebut terluka.

Meski tidak melukai secara fisiknya, namun mental para selebriti itu akan mengalami trauma. 

Melansir Yonhap News, Co-CEO Kakao, Yeo Min Soo dan Jo Soo Young menggelar konferensi pers di markas Kakao yang terletak di Pangyo untuk memberikan konfirmasi akan penghapusan komentar jahat yang dilakukan oleh para netizen.

“Peluncuran layanan bagi komentar ditujukan untuk menciptakan forum publik yang sehat untuk berbagi informasi. Namun, saat ini kami tidak dapat mengakui efek samping yang diciptakannya. Seperti yang bisa kita lihat peristiwa baru-baru ini, banyak orang yang berpendapat bahwa tingkat penghinaan dan pelecehan menunjuk pada karakter selebritis hingga akhirnya merusak kesehatan ruang publik,” ujar Yeo Min Soo yang menyatakan bahwa ide dan komentar itu tak sesuai dengan harapan mereka.

Ketidaksesuaian harapan membuat kekecewaan pada para pendiri perusahaan internet Korea pasalnya hal ini berdampak pada efek samping seperti pelanggaran privasi dan pencemaran nama baik sudah sangat serius.

Daum berencana untuk memperkuat peraturan tentang ujaran kebencian di masa yang akan datang.

Mereka mereformasi kotak pencarian dan meningkatkan perlindungan hak pribadi.

( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )

Penulis: Bunga Kartikasari
Editor: Rina Eviana
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved