Yogyakarta

Frekuensi Penerbangan Internasional Bertambah, Vaksinasi Internasional Sangat Penting di Yogyakarta

Penerbangan internasional yang akan bertambah ini nantinya berpotensi membawa penumpang dari dan ke negara endemis penyakit menular tertentu.

Frekuensi Penerbangan Internasional Bertambah, Vaksinasi Internasional Sangat Penting di Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bertambahnya layanan kesehatan bersertifikat vaksin internasional di DIY sangat penting.

Hal ini seiring adanya peningkatan frekuensi penerbangan internasional secara langsung melalui bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Temon, Kulon Progo.

Tidak dapat dipungkiri, penerbangan internasional yang akan bertambah ini nantinya membawa penumpang dari dan ke negara endemis penyakit menular tertentu.

Tutorial Make Up ke Sekolah, Tampil Kece Tanpa Kena Marah Guru Ala Tasya Farasya

"Misalnya penyakit menular meningitis dan lainnya. Pelayanan vaksinasi internasional sangat penting seiring peningkatan penerbangan internasional di Bandara Internasional Yogyakarta," ujar Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Yogyakarta Agus Syah Fiqhi Haerullah saat penyerahan sertifikat vaksinasi internasional kepada Ketua PMI DIY GBPH H Prabukusumo, di Markas PMI DIY, Jumat (25/10/2019).

Perlu diketahui, Klinik Pratama PMI DIY menerima sertifikat vaksinasi internasional untuk masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri.

Agus menjelaskan klinik Pratama PMI menjadi fasilitas kesehatan ke 7 yang mendapat sertifikat vaksinasi internasional.

Adapun dengan adanya sertifikat vaksinasi internasional Klinik Pratama PMI DIY dapat melayani vaksinasi serta menerbitkan international certificate of vaccination (ICV) bagi jemaah yang akan melakukan perjalanan umrah, haji.

Pertamina Siapkan Depo Satelit di Bandara YIA Kulon Progo

Dia menambahkan, setiap orang yang akan melakukan perjalanan internasional dari dan ke negara terjangkit dan/atau endemis penyakit menular tertentu dan/atau atas permintaan negara tujuan wajib diberikan vaksinasi tertentu sesuai peraturan perundang-undangan (pasal 2 ayat (1) Permenkes RI Nomor 23 Tahun 2018).

"Negara hadir untuk mengcover tersebut," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved