Jawa

DPRD Kota Magelang Temukan Alat Pemadam Banyak Rusak dan Tidak Layak

Jika alat-alat untuk memadamkan api dan melindungi diri para pemadam tidak layak ataupun rusak, tentu akan mengganggu kinerja dan membahayakan keselam

DPRD Kota Magelang Temukan Alat Pemadam Banyak Rusak dan Tidak Layak
IST
Komisi A DPRD Kota Magelang menemukan peralatan pemadam kebakaran yang tak layak saat melakukan kunjungan lapangan ke UPT Damkar Kota Magelang, Jumat (25/10/2019). Banyak peralatan penting pemadaman dan perlindungan yang rusak dan tak layak. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Magelang masih menemukan peralatan pemadam kebakaran yang tak layak saat melakukan kunjungan lapangan ke UPT Damkar Kota Magelang, Jumat (25/10/2019).

Banyak peralatan penting pemadaman dan perlindungan diri seperti selang, nozzle, masker pelindung api dan jaket anti api yang rusak dan tak layak.

"Kami mendapat keluhan bahwa peralatan banyak yang rusak, dan cukup mengganggu kinerja petugas pemadam. Kita respon hal ini, kita minta Damkar untuk mengecek dan menginventaris peralatan tersebut. Karena peralatan tersebut sangat dibutuhkan sekali,” kata Ketua Komisi A DPRD Kota Magelang, Iwan Soeradmoko, Jumat (25/10/2019) di sela kunjungan lapangan di UPT Damkar Kota Magelang.

Kerugian Capai Rp 3 Miliar Akibat Kebakaran Pasar Mungkid, Pemerintah Bakal Bangun Pasar Darurat

Iwan mengatakan,  alat-alat tersebut sangat menunjang tugas dan kinerja pemadam kebakaran.

Jika alat-alat untuk memadamkan api dan melindungi diri para pemadam tidak layak ataupun rusak, tentu akan mengganggu kinerja dan membahayakan keselamatan para pemadam saat bertugas.

"Seperti HT banyak yang rusak, padahal alat komunikasi ini sangat penting.Selang, nozzle, masker pelindung api, jaket anti api, tidak layak. Padahal alat-alat ini penting untuk keselamatan petugas,” tuturnya.

Temuan ini pun akan ditindaklanjuti.

Iwan meminta peralatan Damkar ini akan dimasukkan ke dalam APBD, agar segera dianggarkan dan segera dilakukan penggantian atau perbaikan.

Hal ini melihat beban dari Unit Damkar Kota Magelang yang berat dan tugas pemadamannya yang tak hanya di Kota Magelang tetapi juga wilayah sekitarnya.

Halaman
12
Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved