Dinas Pemadam Kebakaran Kota Yogyakarta Beri Edukasi pada 30 Siswa TK Pamardisiwi Gambiran

Anak-anak tersebut berkunjung dan menimba ilmu bersama para petugas pemadam kebakaran Kota Yogyakarta.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Yogyakarta Beri Edukasi pada 30 Siswa TK Pamardisiwi Gambiran
dok. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Yogyakarta
Murid TK Pamardisiwi Gambiran saat mengikuti kegiatan edukasi di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Yogyakarta, Rabu (23/10/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Suasana kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Yogyakarta, Rabu (23/10/2019), terasa sangat berbeda.

Pagi ini, tawa dan canda dari 30 anak-anak yang merupakan murid dari TK Pamardisiwi Gambiran mewarnai lokasi tersebut.

Anak-anak tersebut berkunjung dan menimba ilmu bersama para petugas pemadam kebakaran Kota Yogyakarta.

Seorang pemateri dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Yogyakarta, Gunawan Sri Wibowo, menyampaikan kepada bahwa ini merupakan salah satu program Dinas Pemadam Kebakaran.

"Jadi selama ini Dinas Pemadam Kebakaran identik dengan kebakaran saja, namun sebenarnya banyak yang kita lakukan. Salah satunya yakni edukasi," tuturnya kepada Tribunjogja.com.

Lebih lanjut ia mengatakan, edukasi ini sifatnya terbuka untuk umum.

Jadi bukan hanya anak-anak, namun sampai tingkat Universitas pun menjadi sasaran edukasi dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Yogyakarta.

"Selain itu, Kita juga bisa memberikan pelatihan untuk oraganisasi-organisasi non profit yang berfokus pada penanggulangan bencana," tuturnya.

Pada kegiatan edukasi yang dilakukan ini, Gunawan karib disapa memberikan berbagai materi dan praktik tentang api kepada anak-anak.

"Jadi anak-anak kita kenalkan dengan api, bagaimana proses dan cara menghentikannya. Kita juga memberikan contoh barang-barang yang berpontensi menimbulkan kebakaran seperti korek api. Kan jika dimainkan anak-anak bisa jadi bahaya," tuturnya.

Selain materi, praktik pemadaman api pun diberikan pada kegiatan kali ini.

"Ya intinya supaya anak-anak tahu bagaimana untuk menghindari kebakaran dan apa yang harus dilakukan," jelasnya. (*)

Penulis: Andreas Desca
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved