Breaking News:

Akademi Relawan Indonesia dan ACT DIY Gelar Kuliah Visi Kerelawanan

Akademi Relawan Indonesia terus menyelenggarakan berbagai pelatihan dan pendidikan (diklat) kerelawanan.

Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Muhammad Fatoni
Dok.Istimewa
Akademi Relawan Indonesia (ARI) bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) menggelar kuliah visi kerelawanan di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Akademi Relawan Indonesia (ARI) bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) menggelar kuliah visi kerelawanan di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman.

Andri Perdana selaku Kepala Akademi Relawan Indonesia menyampaikan sejak 2018 Akademi Relawan Indonesia terus menyelenggarakan berbagai pelatihan dan pendidikan (diklat) kerelawanan.

“Ada 130 pelatihan yang terdiri dari berbagai bentuk program diklat dengan 4.716 penerima manfaat program diklat," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/10/2019).

Baik program diklat berupa dasar kerelawanan hingga keterampilan klaster kerelawanan seperti klaster relawan medis, pengelolaan bencana, relawan pendidikan, relawan media jurnalistik, relawan fundrising, pemberdayaan masyarakat dan lingkungan.

Ke depan, Akademi Relawan Indonesia akan meningkatkan intensitas program diklat yang dibutuhkan oleh relawan agar menguatkan aksi kemanusian baik berupa program lokal, nasional hingga global.

Sementara itu, Ahyudin selaku Dewan Pembina ACT dan MRI, mengatakan kuliah visi kerelawanan ini penting, sebab sebagai bangsa yang sering berhadapan dengan bencana, maka memerlukan kerelawanan yang profesional.

Adanya Akademi Relawan Indonesia merupakan bagian keseriusan lembaga dalam membangun organisasi kerelawanan untuk memberikan aktivitas yang hebat dalam menghadapi berbagai isu kemanusiaan.

"Kita ingin saling seriusnya kerelawanan itu, harus ada akademinya. Jadi kita coba elaborasi secara dalam, bagaimana gagasan kerelawanan ini tumbuh menjadi visi. Dikonsep secara baik dan diorganisasi secara baik," ujarnya

"Harapannya, dari ARI ini bisa melahirkan energi-energi sumber daya hebat di bidang kerelawanan, juga memberikan andil positif terhadap lingkungan, baik skala mikro berupa isu lokal, nasional, maupun global," kata Ahyudin. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved