Pelantikan Jokowi

Kisah Jokowi Semasa Kuliah: Sosok Pendiam, Disiplin dan IPK di Atas Rata-rata

Tinggi, kurus, pendiam dan disiplin. Itulah sosok Jokowi muda yang ada dibenak Kasmudjo

Kisah Jokowi Semasa Kuliah: Sosok Pendiam, Disiplin dan IPK di Atas Rata-rata
ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI via kompas.com
Presiden Joko Widodo menyampaikan sikap tentang rencana pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/9/2019). Presiden meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menunda pengesahan RKUHP dan mengkaji ulang sejumlah 14 pasal dalam RKUHP yang rencananya akan disahkan pada 24 September 2019. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama. 

Kisah Jokowi Semasa Kuliah: Sosok Pendiam, Disiplin dan IPK di Atas Rata-rata 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Tinggi, kurus, pendiam dan disiplin. Itulah sosok Jokowi muda yang ada dibenak Kasmudjo, Dosen Pembimbing Akademik Jokowi semasa kuliah di Fakultas Kehutanan UGM.

Ketika ditemui pada Jumat (18/10/2019) di Fakultas Kehutanan UGM, Kasmudjo bercerita, sosok Jokowi sekarang ini tidak jauh berbeda dengan Jokowi semasa kuliah.

Selamat! Jokowi-Maruf Amin Resmi Menjabat Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024

Di mata Kasmudjo, Jokowi adalah sosok yang pendiam, disiplin dan aktif di Mapala Silvagama.

"Sangat paham dalam mengatasi sesuatu tidak tergesa-gesa. Saya lihat sampai sekarang Jokowi 90 persen masih seperti dulu. Perawakannya seperti tidak berubah, saya lihat sepintas itu tambah tinggi," kata dia.

Kasmudjo, Dosen Pembimbing Akademik Jokowi semasa kuliah di Fakultas Kehutanan UGM.
Kasmudjo, Dosen Pembimbing Akademik Jokowi semasa kuliah di Fakultas Kehutanan UGM. (Tribunjogja.com/Noristera Pawestri)

Selain menjadi Dosen Pembimbing Akademik, Kasmudjo juga merupakan Dosen Pembimbing Pembantu Skripsi Jokowi.

Sebab, pada saat itu Kasmudjo statusnya masih menjadi dosen muda di Fakultas Kehutanan UGM.

"Waktu Pak Jokowi ambil skripsi itu saya termasuk masih menjadi dosen muda. Hubungannya dengan skripsi, saya hanya membantu saja, pembimbing utama Prof Ahmad Sumitro," lanjutnya.

Pada waktu itu Jokowi termasuk salah satu dari 20 mahasiswa yang siap skripsi untuk dibantu dalam pengambilan data lapangan.

"Jokowi termasuk salah satu yang kita pilih untuk berpartisipasi, sehingga boleh mengajukan judul yang berkaitan dengan pengerjaan penelitian itu. Skripsinya tentang situasi kondisi mebel di Surakarta. Kadang-kadang (Jokowi) memerlukan saya untuk membantu (skripsi), tapi resminya dengan Prof Ahmad Sumitro," jelasnya.

Dokumentasi anggota Laskar Kerinci saat menjalankan Ekspedisi Kerinci 1983. Jokowi yang mengenakan kacamata hitam baju Dongker
Dokumentasi anggota Laskar Kerinci saat menjalankan Ekspedisi Kerinci 1983. Jokowi yang mengenakan kacamata hitam baju Dongker (ist)
Halaman
12
Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Rina Eviana
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved