Kota Yogya

Sebagai Sarana Mempromosikan Pasar Tradisional, Disperindag Kota Yogyakarta Gelar Garebeg Pasar

Garebeg Pasar ini menyuguhkan gunungan hasil dan produk pedagang pasar yang diperebutkan oleh masyarakat.

Sebagai Sarana Mempromosikan Pasar Tradisional, Disperindag Kota Yogyakarta Gelar Garebeg Pasar
istimewa
Sebagai salah satu kegiatan promosi pasar tradisional sekaligus upaya untuk melestarikan Budaya Jawa, Disperindag Kota Yogyakarta menggelar Garebeg Pasar pada Sabtu (19/10/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai satu dari beberapa kegiatan promosi pasar tradisional sekaligus upaya untuk melestarikan Budaya Jawa, Disperindag Kota Yogyakarta menggelar Garebeg Pasar pada Sabtu (19/10/2019).

Tahun ini merupakan penyelenggaraan Garebeg Pasar ke-7 yang mengambil tema 'Garebeg Pasar Drop-dropan Bakul Pasar'.

Kepala Bidang Penataan, Pengembangan, dan, Pendapatan Pasar (P3P) Disperindag Kota Yogyakarta, Gunawan Nugroho Utomo mengatakan tema ini mengandung sebuah pengharapan agar pasar tradisional tetap menjadi tujuan belanja utama masyarakat Yogyakarta di tengah menjamurnya toko modern dan mall.

11 Rekomendasi Restoran Jepang di Kota Yogyakarta yang Perlu Kamu Tahu

"Sekaligus menjadi sebuah atraksi Seni Budaya dan juga dalam rangka menyemarakkan HUT Kota Yogyakarta ke-263," ujarnya.

Garebeg Pasar ini menyuguhkan gunungan hasil dan produk pedagang pasar yang diperebutkan oleh masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat menggairahkan kembali kunjungan belanja di pasar tradisional serta menjadikan pasar sebagai pusat ekonomi, pariwisata dan budaya serta menjadi sarana ekspresi berkesenian para pedagang.

"Garebeg Pasar ini juga menampilkan tari tradisional dari para pedagang itu sendiri," kata dia.

Meriahnya Tradisi Garebeg Besar Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat

Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, adapun titik start di Pasar Sentul Yogyakarta dan titik finish di Komplek Balaikota Yogyakarta.

Kegiatan ini melibatkan 2.500 orang dari 32 kontingen yang berasal dari Paguyuban Pedagang Pasar Yogyakarta serta karyawan Disperindag Kota Yogyakarta dengan membawa 32 gunungan komoditi pasar.

Seperti misalnya Pasar Beringharjo Barat berupa gunungan batik dan konveksi, Pasar Terban berupa rayahan ayam, Pasar Pasty berupa tanaman dan lain-lain. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved