PSIM Yogyakarta vs Persis Solo, Antusiasme Tinggi Suporter Tuan Rumah Jelang Laga 'Derby Mataram'

Tiket tribun selatan bahkan ludes terjual sejak Kamis (17/10/2019) lalu, atau H-4 sebelum pertandingan.

PSIM Yogyakarta vs Persis Solo, Antusiasme Tinggi Suporter Tuan Rumah Jelang Laga 'Derby Mataram'
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Aksi penyerang PSIM Yogyakarta, Cristian Gonzales dalam pertandingan menghadapi Persis Solo di Stasiun Wilis, Jumat (16/8/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pertandingan bertajuk derby jelas menyedot antusiasme tinggi.

Sebab, bukan hanya sekadar soal menang-kalah, lebih dari itu pertandingan derby juga menjadi ajang adu gengsi.

Tak heran, jika suporter PSIM Yogyakarta antusias menyambut pertandingan lawan Persis Solo yang bertajuk Derby Mataram, yang bakal tersaji di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (21/10/2019) mendatang.

Ketua Panpel PSIM, Wendy Umar, mengatakan tiket tribun selatan bahkan ludes terjual sejak Kamis (17/10/2019) lalu, atau H-4 sebelum pertandingan.

Sedangkan saat dikonfirmasi pada Sabtu (19/10/2019) siang, Wendy mengatakan tiket yang tersisa tinggal tribune VIP Utara yakni sekira 300 sampai 500 tiket saja.

"Untuk tiket tribun selatan sejak hari Kamis (17/10/2019) sudah habis. Waktu semalam kita rapat kan bersama jajaran panpel, tiket untuk hari Sabtu ini tinggal tersisa 300 sampai 500 tiket tribune VIP Utara," jelas Wendy.

Lebih lanjut, Wendy mengatakan Panpel PSIM Jogja tidak akan menambah kuota penonton dari rencana awal yakni 17.500 tiket.

"Tiket tak kami tambah. Kami tetap pada jatah semula yang dialokasikan untuk penonton dan pendukung PSIM," ujarnya.

Ya, tiket pertandingan ini memang seluruhnya dialokasikan untuk pandemen PSIM Yogyakarta.

Penjualan tiket juga hanya dilayani secara offline melalui dua wadah suporter yakni Brajamusti dan The Maindent.

Sebagaimana diketahui, panpel memutuskan tak menyediakan jatah tiket bagi suporter Persis Solo dengan pertimbangan menjaga kondusivitas laga.

Selama ini Laskar Mataram maupun Samber Nyowo sama-sama memiliki pendukung fanatik dan sudah lama menjadi musuh bebuyutan.

Sementara mengenai pengamanan untuk tim tamu, Wendy mengatakan sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengamankan tim baik di hotel, sesi official training, dan juga saat laga dan usai laga.

"Minimal satu regu personel kepolisian bakal memberi pengawalan untuk tim tamu saat di hotel dan sesi OT. Sedangkan saat pertandingan, jika pertandingan biasanya hanya 800an personel, nah pertandingan besok kita tambah menjadi 1000 personel keamanan," jelasnya. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved