Kota Yogya
IKM Perak Kotagede Jadi Proyek Percontohan Design Lab
Dari program ini, selain mendapatkan pendampingan desain, IKM juga akan mendapatkan bimbingan pengembangan bisnis.
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sentra IKM kerajinan perak di kawasan Kotagede bakal menjadi proyek percontohan dari program Design Lab yang akan dijalankan guna meningkatan nilai tambah Sentra IKM berbasis pasar.
Selain Kotagede, sentra IKM lain yang ikut serta adalah kerajinan Batik Lendah di Kulon Progo.
Pasalnya, desain merupakan elemen penting yang mampu memberikan nilai tambah suatu produk, baik dari sisi penampilan maupun fungsi.
Dengan desain yang baik (Good Design), suatu produk akan memiliki daya saing dan daya tarik yang lebih baik di mata konsumen.
• Isuzu Resmi Kenalkan Produk Terbaru Isuzu Traga
Maka itu pemerintah berusaha untuk terlibat dalam proses ini melalui kolaborasi antara Sentra IKM dengan para desainer.
"Program Design Lab Sentra Industri Kecil dan Menengah didorong agar menghasilkan produk-produk dengan desain berkualitas dan sesuai dengan keinginan pasar. Sehingga bisa meningkatkan pendapatan IKM di Sentra dan meningkatkan daya saing produk lokal," kata Gati Wibawaningsih, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian RI, Sabtu (19/10/2019) saat melakukan soft launching program tersebut di Yogyakarta.
Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara Akademisi, Praktisi Desain, Praktisi Bisnis dan Pelaku Industri.
Selain mendapatkan pendampingan desain, IKM juga akan mendapatkan bimbingan pengembangan bisnis, sehingga IKM memiliki kemampuan dalam mengelola bisnis, menyusun strategi pemasaran yang tepat dan mampu memproduksi produk berkualitas secara efisien.
Agar program terukur dan termonitor dengan baik, dalam pelaksanaan program ini juga dikembangkan aplikasi smart sentra yang nantinya akan berfungsi sebagai media pembelajaran online dan monitoring program.
Selain itu, melalui aplikasi ini Ditjen IKMA berupaya untuk mendorong SDM industri agar beradaptasi dengan teknologi digital untuk menuju era industri 4.0.
• Menghitung Kandungan Emas, Perak, dan Tembaga dalam Ponsel Bekas
Direktur IKM Kimia, Sandang, Kerajinan dan Industri Aneka, Ratna Utarianingrum menjelaskan, kolaborasi pendampingan antara IKM dengan para desainer akan menargetkan tiga prototype produk yang akan dikomersialisasikan oleh IKM.
"Tahap awal program ini, akan dilaksanakan hingga tahun depan yang akan menghasilkan prototype produk yang siap diluncurkan ke pasar dan membuat IKM memiliki manajemen usaha dengan baik," ujarnya.
Untuk memudahkan pembelajaran, juga disusun aplikasi smart sentra yang bisa dimanfaatkan oleh pembina IKM, mentor, desainer, dan IKM baik untuk pembelajaran maupun monitoring program selama masa inkubasi.
Kepala Disperindag DIY, Aris Riyanta mengatakan, pihaknya juga tengah menyiapkan tempat sebagai wadah untuk Jogja Creative Center yang akan dipusatkan di wilayah Bantul.
Wadah tersebut nantinya akan berguna untuk melatih dan membina IKM mulai dari proses produksi, manajemen, dan juga berbagai hal lain.
"Program ini sudah cukup lengkap tinggal bagaimana keseriusan SDM IKM untuk mengikuti program ini," urainya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ikm-perak-kotagede-jadi-proyek-percontohan-design-lab.jpg)