UGM Canangkan Kampus Pusat Promosi Kesehatan

Pimpinan Universitas Gadjah Mada mulai tahun ini mencanangkan kampus sebagai pusat promosi kesehatan.

UGM Canangkan Kampus Pusat Promosi Kesehatan
Istimewa
Seminar nasional health promoting university, yang bertajuk Menciptakan Universitas Sebagai Pusat Kesehatan dan Kesejahteraan, Jumat (18/10/2019) di University Club UGM. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pimpinan Universitas Gadjah Mada mulai tahun ini mencanangkan kampus sebagai pusat promosi kesehatan.

Tujuan program yang dinamakan health promoting university (HPU) ini diharapkan bisa memfasilitasi kebijakan dan perencanaan promosi kesehatan di kampus, mewujudkan lingkungan kerja yang sehat, mendukung perkembangan personal dan sosial yang sehat serta mengembangkan layanan kesehatan primer.

Dekan Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM Ova Emilia mengatakan pencanangan HPU ini diharapkan UGM bisa mendorong lingkungan kehidupan kampus yang sehat dan kondusif dengan mengajak sivitas akademika untuk giat berolahraga, menjaga perlaku hidup sehat serta menjauhi rokok, alkohol dan narkoba.

Menurut Ova, setiap orang penting untuk memperhatikan kesehatannya masing-masing.

Sebab, apabila ia mampu menjaga kesehatan tubuhnya maka ia dianggap mampu bersikap profesional terhadap dirinya sendiri.

Menilik Sejarah Komik di Yogyakarta Komik Weeks

“Harus profesional terhadap dirinya sendiri. Jika tidak maka tidak akan profesional pada orang lain begitu pun dalam menjalankan tugas. Karena itu kesehatan komunitas harus lebih baik,” katanya dalam Seminar nasional health promoting university, yang bertajuk Menciptakan Universitas Sebagai Pusat Kesehatan dan Kesejahteraan, Jumat (18/10/2019) di University Club UGM.

Pakar kesehatan FKKMK UGM Dr. dr. Denny Agustiningsih mengatakan untuk menjaga fisik dan mental tetap sehat dengan cara menjaga kondisi kebugaran tubuh melalui aktivitas fisik dan olahraga rutin.

Menurutnya orang yang memiliki tingkat kebugaran tinggi maka risiko terkena terkena penyakit kronis akan rendah.

“Selain itu, kebugaran yang tinggi maka tingkat depresi dan kecemasan jadi rendah. Lalu produktivitas kerja pasti akan meningkat, bisa bekerja secara efektif dan efisien, serta mampu berpikir cepat dalam mencari solusi,” katanya.

Salah satu indikator untuk menunjang tingkat kebugaran menurutnya adalah dengan menjaga ukuran berat badan dengan menjaga pola makan secara teruatur.

“Dengan cara aktivitas fisik minimal sekitar 150 menit per minggu, ditambah olahraga teratur dan berulang-ulang,” katanya. (Tribunjogja I Noristera Pawestri)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved