Bisnis

Melalui GoFood, Gojek Dorong UMKM di Yogyakarta

Yogyakarta menjadi salah satu dari lima wilayah dengan pertumbuhan transaksi terbanyak bagi GoFood.

Melalui GoFood, Gojek Dorong UMKM di Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
VP Region Gojek Regional Jateng DIY Delly Nugraha bersama Kepala Bidang Kewirausahaan Dinas Koperasi dan UKM DIY saat bertukar cinderamata, Jumat (18/10/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Gojek Indonesia mengelar kegiatan Gojek Wirausaha Pelatihan Manajemen Berbisnis.

Pelatihan ini ditujukan untuk mengembangkan potensi UMKM melalui pelatihan tatap muka, serta akses langsung ke pasar digital melalui pendaftaran GoFood di tempat bagi UMKM kuliner, di Banyumili Resto, Junat (18/10/2019).

Delly Nugraha, VP Region Gojek Regional Jateng DIY menjelaskan program tersebut digelar sebagai wujud komitmen Gojek untuk mendorong pertumbuhan UMKM kuliner yang memberikan dampak positif bagi masyarakat secara luas diantaranya kontribusi pertumbuhan ekonomi daerah dan wisata kuliner, kemudahan membeli makanan serta perluasan lapangan kerja. 

“Sebagai pemimpin layanan pesan-antar makanan dengan pangsa pasar sebesar 75 persen di Indonesia, Gojek melalui layanan GoFood selalu berkomitmen memajukan bisnis kuliner UMKM agar dapat secara konsisten meningkatkan skala bisnisnya," terangnya.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Upaya mendorong pencapaian ini dilakukan dengan beragam inisiatif, salah satunya melalui pelatihan Gojek Wirausaha bagi mitra GoFood.

"Gojek juga ingin merangkul pasangan mitra GoCar untuk bisa berwirausaha dengan menjadi mitra GoFood," ucapnya. 

Ia menambahkan, Yogyakarta menjadi salah satu dari lima wilayah dengan pertumbuhan transaksi terbanyak bagi GoFood.

Hasil riset Nielsen Singapura berjudul ​Understanding Indonesia’s Online Food Delivery Market mengungkap bahwa 84 persen masyarakat yang menggunakan lebih dari satu aplikasi pesan-antar makanan menganggap GoFood menawarkan layanan pesan-antar makanan terbaik di Indonesia, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata industri sebesar 39 persen.

"Keberhasilan ini juga berbanding lurus dengan pertumbuhan GoFood di Indonesia dan Asia Tenggara. Dalam enam bulan terakhir, tercatat jumlah transaksi GoFood meningkat dua kali lipat mencapai lebih dari 50 juta transaksi di seluruh Asia Tenggara setiap bulannya. Hal ini menunjukkan bahwa bisnis layanan pesan-antar makanan lewat GoFood masih memiliki potensi yang sangat besar untuk terus berkembang," terangnya.

Gojek Perusahaan Teknologi Paling Bernilai di Indonesia

Kepala Bidang Kewirausahaan Dinas Koperasi dan UKM DIY, Wirasutirta mengatakan banyak hal yang berubah sejak kehadiran Gojek.

Mulai dari transportasi, mengantar barang, jual beli makanan, dan sebagainya.

"Semakin mudah. Keberadaan gojek sangat membantu pelaku usaha khususnya UKM. Kalau dulu, mengirim barang harus ada armada, sekarang cukup gosend. Usaha kuliner yang nggak punya tempat, bisa melalui GoFood," ujarnya.

Pelatihan diikuti oleh sekitar 150 mitra GoFood dan mitra driver GoCar beserta  pasangannya di Yogyakarta.

Pada acara tersebut digelar talk show cerita sukses dan tips bisnis kuliner bersama Mitra GoFood pemilik merchant, chef hotel bintang lima berpengalaman di industri kuliner perhotelan, pengajar serta juri di ajang kompetisi kuliner sebuah  program televisi. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved