Kulon Progo

Wabup Kulon Progo Sebut Perubahan Nama Kelembagaan Desa dan Kecamatan Jadi Spirit Keistimewaan DIY

Penyebutan istilah desa atau kelurahan serta kecamatan di Kulon Progo akan segera berubah.

Wabup Kulon Progo Sebut Perubahan Nama Kelembagaan Desa dan Kecamatan Jadi Spirit Keistimewaan DIY
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Penyebutan istilah desa atau kelurahan serta kecamatan di Kulon Progo akan segera berubah.

Hal ini menyusul telah ditetapkannya peraturan daerah (Perda) tentang istilah kelembagaan pemerintahan tersebut.

Regulasi itu antara lain Perda Kabupaten Kulon Progo bernomor 3/2019 tentang Perubahan Perangkat Daerah dan Perda nomor 4/2019 tentang Penetapan Kalurahan Dalam penerapannya nanti, wilayah desa/kelurahan akan berganti nama menjadi Kalurahan sedangkan wilayah kecamatan berubah menjadi Kapanewon.

Hal ini sebagai tindak lanjut dan dukungan terhadap Perda maupun Undang-undang Keistimewaan DIY. 

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Wakil Bupati Kulon Progo, Sutedjo, Kamis (17/10/2019) mengatakan, perubahan nama kelembagaan itu sudah menjadi produk hukum berupa peraturan daerah sehingga harus dilaksanakan sebagai nomenklatur lokal.

Namun begitu, bukan berarti kebijakan ini menjadi set back (kemunduran atau kembali ke zaman dulu).

Melainkan, menjadi spirit dan identitas khas dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ia berharap tidak ada kesulitan dalam penerapan perubahan nama kelembagaan tersebut.

"Ini bukan menjadi set back ke waktu dulu, Ini justru jadi spirit Keistimewaan Yogyakarta," jelas Sutedjo.

Kepala Bagian Organisasi, Sekretariat Daerah Kulon Progo, Sarji, mengatakan bahwa Peraturan Bupati tentang kapanewon akan menyusul kemudian karena saat ini masih dalam proses penyusunan.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved