Yogyakarta

Pameran Maket Jogja Street Sculpture Project #3

API bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Pameran Maket Jogja Street Sclupture Project (JSSP) #3 dengan ta

Pameran Maket Jogja Street Sculpture Project #3
TRIBUNJOGJA.COM / Andreas Desca Budi Gunawan
Asosiasi Pematung Indonesia (API) bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Pameran Maket Jogja Street Sclupture Project (JSSP) #3 dengan tajuk Pasir Bawono Wukir, Kamis (17/10/2019) 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Asosiasi Pematung Indonesia (API) bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Pameran Maket Jogja Street Sclupture Project (JSSP) #3 dengan tajuk Pasir Bawono Wukir, Kamis (17/10/2019).

Pameran ini diadakan dari tanggal 17-23 Oktober 2019 bertempat di Galeri Tiforti Art Space, Umbulharjo, Yogyakarta.

JSSP adalah proyek seni patung di ruang publik yang hadir sebagai bentuk kontribusi pematung atas perkembangan dinamika ruang hidup masyarakat.

Tank Jogja Street Sculpture Project Diserbu Siswa Sekolah Dasar

Proyek ini menjadi platform intervensi artistik yang bukan semata menambah keindahan ruang, namun juga diikhtiarkan sebagai medium pemantik kesadaran masyarakat akan dinamika sosial yang terjadi.

Gagasan-gagasan kontemporer dalam JSSP secara sadar telah memproduksi generator kreativitas bagi tumbuhnya berbagai persepsi publik yang cerdas terhadap ruang hidupnya.

Lahirnya kesegaran interpretasi kreatif ini menjadi passion bagi JSSP untuk merevitalisasi peran strategis ruang publik sebagai laboratorium seni dan kreatiļ¬tas.

“JSSP merupakan kegiatan pameran patung publik jadi berada di luar ruang, bukan di galeri. Tahun 2019 mengambil tema Pasir Bawono Wukir, para seniman patung diminta untuk mengisi ruang publik karena poros tata ruang Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki keistimewaan berupa garis imajiner yang masih satu garis lurus, terbentang dari laut selatan, Keraton, hingga Gunung Merapi,” ungkap Soewardi salah seorang kurator JSSP #3.

Kurator JSSP terdiri dari tiga orang yaitu, Kris Budiman, Eko Prawoto, dan Soewardi. Mereka bertiga meramu konsep kuratorial dan diterjemahkan para pematung JSSP.

Jogja Street Sculpture Project Resmi Dibuka

Selain itu menurutnya, seleksi diperuntukkan bagi anggota API yang sifatnya nasional selain itu JSSP #3 juga turut mengundang empat pematung dari Malaysia.

Halaman
12
Penulis: Andreas Desca
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved