Kota Yogya

DPRD Kota Yogya Minta Pelaksanaan Perda Nomor 15 tahun 2018 Optimal

DPRD Kota Yogya meminta Pemkot optimal mengimplementasikan Perda No 15 tahun 2018 tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

DPRD Kota Yogya Minta Pelaksanaan Perda Nomor 15 tahun 2018 Optimal
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komisi A DPRD Kota Yogyakarta, meminta pemerintah kota (Pemkot) setempat agar optimal dalam mengimplementasikan Perda Nomor 15 tahun 2018 tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Legislatif menyebut, Perda yang mulai diundangkan pada Desember 2018 lalu itu dan mulai diterapkan pada Juli kemarin, harus berlaku efektif dan Pemkot segera melengkapi aturan pelaksana seperti Perwal dan persiapan lain.

"Kebutuhan SDM untuk penegakan Perda harus segera dipenuhi. Jika ada keterbatasan SDM, pemkot harus mencari cara supaya Perda ini tetap berjalan dengan efektif. Misalnya dengan melibatkan komponen masyarakat yang ada seperti linmas dan sebagainya," kata Muhammad Fauzan, Wakil ketua komisi A DPRD Yogyakarta, Kamis (17/10/2019).

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Perda yang juga disebut dengan istilah sapu jagat ini, kata dia juga bukan sekedar tentang penindakan, namun terdapat semangat untuk membangun kesadaran masyarakat untuk hidup tertib.

Maka itu, edukasi kepada masyarakat harus selalu digalakkan sehingga menjadi gerakan bersama.

Sekretaris Daerah Yogyakarta, Aman Yuriadijaya mengatakan, Sat Pol PP sebagai pelaksana Perda tersebut harus melakukan persiapan yang benar kepada seluruh komponen masyarakat terkait aturan itu.

Pasalnya, Perda tersebut mengatur seluruh dinamika dan menyentuh banyak kepentingan tentang permasalahan perkotaan.

"Sat Pol PP saya harap bisa memberikan tiga tugas yakni mendeteksi, komunikasi persuasif untuk menjaga iklim yang kondusif, dan juga memberikan sanksi yang berorientasi efek jera," kata dia.

Kepala Sat Pol PP Kota Yogyakarta, Agus Winarto mengatakan, secara konteks Perda ini mengatur tentang hal-hal kecil yang masih cukup sulit untuk diikuti oleh masyarakat.

Jadwal dan Lokasi Pemadaman Listrik Besok Jumat 18 Oktober 2019

Semisal membuang sampah secara sembarang yang cukup sulit untuk mengubah.

Maka itu, pihaknya akan berusaha untuk mempersiapkan lebih dahulu upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Sehingga tidak akan terjadi benturan saat dilakukan pelaksanaannya.

"Saya kira di 2020 sudah siap kita implementasikan aturan ini," ujarnya.

Soal pemberian efek jera, Agus mengklaim pihaknya tidak akan setengah-setengah dalam melaksanakan aturan ini.

Namun tetap ada persiapan agar ke depan tidak menimbulkan gesekan baru pada masyarakat. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved