Sleman

Dinas Petanian Pangan dan Perikanan Sleman Gencarkan Pemasaran Hasil Produksi Petani

Pemerintah Kabupaten Sleman tak hanya berupaya untuk meningkatkan kemampuan produksi pertanian dan perikanan namun juga teknik pemasarannya.

Dinas Petanian Pangan dan Perikanan Sleman Gencarkan Pemasaran Hasil Produksi Petani
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

Sementara itu di sektor pertanian, untuk pemasaran hasil budidaya di Kabupaten Sleman sudah terbentuk suatu sistem yaitu JMP (Jaringan Mitra Perikanan).

Dengan JMP ini para pembudidaya ikan tidak kesulitan untuk menjual hasil budidayanya.

Heru menjelaskan JMP ini adalah  perkumpulan dari beberapa stakeholder, ada pembudidaya ikan, kelompok perbenihan, ada kelompok lele ikan, gurame.

"Mereka terintegrasi di situ, untuk kemudian mereka bersama-sama memasarkan ikan agar nilai jual lebih tinggi," ujarnya.

Disebutkan bahwa benih di Sleman memiliki kualitas yang baik sehingga juga laku dijual ke luar Sleman.

Menurutnya hal ini dikarenakan air di Sleman masih jernih dan belum banyak tercemar.

Sementara untuk menyiasati musim kemarau ini, para petani ikan tetap dapat menjaga sirkulasi air dan oksigen melalui metode Sistem Budidaya Ikan Nila dengan Sentuhan Teknologi Kincir Air (Sibudidikucir).

Tingkat Sanitasi Kecamatan Depok Sleman Capai 97 Persen

"Kemarau memang menjadi kendala, karena dalam budidaya ikan atau padi itu syaratnya air, tapi kita juga bisa menggunakan teknologi sibudidikucir. Cara ini bisa bisa mengurangi konsumsi air. Air yang ada cukup diputar dengan kincir, sehingga oksigen di air cukup, dan ikan masih tetap hidup," paparnya.

Selain itu pihaknya juga gencarkan konsumsi makan ikan. Ia mengatakan konsumsi ikan di Sleman lebih tinggi dari DIY.

Sosialisasi terus di lakukan karena dibandingkan nasional di Sleman masih tergolong rendah.

Halaman
123
Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved