Jawa

BREAKING NEWS : Proyek Tol Solo-Yogya-Bawen Butuh Lahan 221,1 Hektar di 3.628 Bidang

Sebanyak 3.628 bidang tanah dan permukiman di Kabupaten Sleman akan terdampak proyek pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta dan Yogyakarta-Bawen.

BREAKING NEWS : Proyek Tol Solo-Yogya-Bawen Butuh Lahan 221,1 Hektar di 3.628 Bidang
Tribun Jogja/Agung Ismiyanto
Kasubdit Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan, Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), Hardi Siahaan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Sebanyak 3.628 bidang tanah dan permukiman di Kabupaten Sleman akan terdampak proyek pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta dan Yogyakarta-Bawen.

Rencana pembangunan jalan tol ini akan melalui 20 desa dan delapan kecamatan di Kabupaten Sleman dengan luasan lahan sekitar 2.211.094 meter persegi atau 221,1 hektar (ha).

Kasubdit Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan, Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), Hardi Siahaan menjelaskan, dari data yang dimilikinya untuk jalan tol Solo-Yogyakarta nantinya akan melewati enam kecamatan dan 14 desa dengan panjang jalan 22,36 kilometer.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Sementara untuk tol Yogya-Bawen akan melewati lima kecamatan dan delapan desa dengan panjang jalan kurang lebih 10.9 kilometer.

“Untuk lelang jalan tol ini belum selesai. Lelang segera dimulai tahun ini. Kemudian, nantinya untuk pengerjaan fisik konstruksi setelah ada pengadaan tanah. Penlok keluar baru bisa segera dimulai, mudah-mudahan tahun depan,” ujar Hardi di acara prasosialisasi Program strategis nasional rencana pembangunan jalan tol Solo – Yogya – Bawen di unit VIII, Kompleks Kepatihan, Kamis (17/10/2019).

Nantinya, akan ada kombinasi untuk konstruksi jalan tol tersebut, yakni elevated (melayang) dan atgrade.

Dia menyebutkan, untuk konstruksi melayang diperkirakan sepanjang 12 hingga 13 kilometer.

Dalam paparannya, Hardi juga menyebut jika jalan tol yang dibuat di atas selokan tidak boleh membelok mengikuti alur selokan Mataram.  

“Ini baru paparan atau sounding. Kami baru menjelaskan rencana tol dari Solo (Kartasura) hingga ke sisi barat ringroad utara dan ketemu dari Bawen. Untuk tol Kulonprogo dan sebagainya belum sampai ke sana,” urainya.

Kadishub DIY Tegaskan Jalur Kereta Dibuat Elevated, Sejajar Jalan Tol

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved