Yogyakarta

Pasar Keroncong Kotagede 2019 Siap Digelar, Upaya Menghidupkan Musik Asli Indonesia

Sejumlah musisi dan grup keroncong tanah air siap mengisi panggung yang disebar di beberapa titik di kawasan heritage ini.

Pasar Keroncong Kotagede 2019 Siap Digelar, Upaya Menghidupkan Musik Asli Indonesia
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Muhammad Natsir Darbey Ketua sekaligus Penggagas Pasar Keroncong Kotagede 2019 (kanan) bersama Sekretaris Dinas Pariwisata DIY Rose Sutikno (dua dari kanan) dan narasumber lain dalam sesi jumpa media Pasar Keroncong Kotagede 2019 di Yogyakarta, Rabu (16/10/2019). 

"Muncul musik kolaborasi cong-dut (keroncong dangdut), cong-rock (keroncong rock) ini merupakan kolaborasi musik yang dihasilkan namun musik keroncong tetap menggunakan pakemnya," tambahnya.

Sementara itu, tak hanya berbicara soal sejarah, Natsir berharap event musik keroncong ini menjadi sebuah melting point bagi orang awam dan pelaku musik keroncong untuk berkomunikasi.

Ia inging melalui PKK 2019 masyarakat tak hanya menikmati sajian musik tapi bisa berkomunikasi dengan sekitarnya.

"Pasar keroncong ini kita mencoba seperti layaknya pasar, siapa saja boleh datang, ada yang beli, ada yang menjual, mereka bisa saling berkomunikasi, membuat sebuah ruang bagi siapa saja yang datang," tambahnya.

Lebih lanjut, dengan begitu ia berharap komunikasi dapat terjalin dan masyarakat bisa berkomunikasi dengan keroncong dan Kotagede khususnya.

Keroncong Plesiran Bakal Digelar di Tebing Breksi Sleman

"Kita ingin membangun komunikasi sosial secara langsung yang selama ini berkurang padahal akibatnya banyak muncul hoax fitnahan dan lain-lain. Lewat komunikasi itu setidaknya Pasar Keroncong Kotagede ini akan sedikit menyumbang perdamaian, friendship dan peaceful," tandasnya.

Sekretaris Dinas Pariwisata DIY Rose Sutikno menambahkan event musik keroncong yang sudah diadakan kesekian kalinya ini tak hanya menjadi wadah menjaga budaya dan edukasi bagi masyarakat, lebih dari itu, event ini akan mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar.

"Melihat event tahun lalu, wisatawan banyak yany datang. Banyaknya yang datang di Kotagede ini, homestay dan hotel di kotagede jadi penuh artinya ini akan menaikkan ekonomi masyarakat berapa potensi uang yang berputar," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved