Parlemen Korea Ajukan RUU Sulli Law Melawan Komentar Jahat Setelah Eks Member f(x) Itu Bunuh Diri

Kepergiaan artis peran itu rupanya juga berdampak luas hingga ke masalah hukum negara di Korea Selatan.

Parlemen Korea Ajukan RUU Sulli Law Melawan Komentar Jahat Setelah Eks Member f(x) Itu Bunuh Diri
instagram.com/jelly_jilli
Sulli ex F(X) 

Parlemen Korea Ajukan RUU Sulli Law Melawan Komentar Jahat Setelah Eks Member f(x) Itu Bunuh Diri

TRIBUNJOGJA.COM -Sulli, mantan member girlband f(X),  diduga bunuh diri karena depresi akibat sering menerima ujaran kebencian.

Kematiannya tak hanya menyisakan kesedihan untuk keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.

Kepergiaan artis peran itu rupanya juga berdampak luas hingga ke masalah hukum negara di Korea Selatan.

Pada 16 Oktober 2019, World Today melaporkan bahwa anggota parlemen Korea Selatan mengusulkan untuk pembuatan rancangan undang undang (RUU) untuk melawan komentar jahat.

Usulan itu berdasar pada kasus Sulli yang diduga bunuh diri karena depresi akibat sering menerima ujaran kebencian.

Disebut sebagai "Sulli Act" atau "Sulli Law" alias Hukum Sulli, RUU baru ini bertujuan untuk menegakkan aturan ketat terhadap komentar jahat, terlebih oleh akun anonim.

Ada sembilan anggota Majelis Nasional Korea yang mengajukan RUU yang secara resmi akan dibahas pada hari ke-49 kematian Sulli, pada awal Desember, di National Assembly Center.

Sebuah subkomite akan berkumpul untuk meninjau rincian dan klausul dalam "Sulli Law", selama beberapa waktu.

Sedikitnya ada sekitar 100 organisasi, termasuk Solidaritas Budaya & Seni Global, Federasi Serikat Buruh Korea, dan Serikat Pegawai Pemerintah Korea, siap turut andil dalam pembahasan.

Bersama dengan mereka juga bakal hadir sekitar 200 selebritas yang memiliki pengalaman menerima komentar jahat atau merupakan rekan Sulli.

Halaman
12
Editor: Rina Eviana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved