Yogyakarta
RSKIA Sadewa Sambut Persalinan Pertama Keberhasilan Program Bayi Tabung
Setelah 14 tahun lamanya menanti sang buah hati, puteri pertama Eko dan Suwasti lahir pada Selasa (15/10/2019) pukul 07.00 WIB melalui program bayi ta
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Usaha tidak mengkhianati hasil.
Begitulah perjuangan pasangan suami istri Eko Yunanto (45) dan Suwasti Handayani (39) untuk mendapatkan buah hati.
Setelah 14 tahun lamanya menanti sang buah hati, puteri pertama Eko dan Suwasti lahir pada Selasa (15/10/2019) pukul 07.00 WIB melalui program bayi tabung di RSKIA Sadewa.
• Najwa Shihab Miliki DNA 10 Nenek Moyang dari Berbagai Benua
Suwasti yang sehari-hari berprofesi sebagai Guru SD ini bercerita, puterinya lahir secara caesar dengan berat badan 2.920 gram, tinggi badan 47 cm dan lingkar kepala 34 cm.
• Melahirkan Bayi Orang Lain, Pasangan Ini Gugat Sebuah Klinik Bayi Tabung
"Ini bayi tabung pertama, kami beri nama Rindu Rona Rembulan. Seperti merindukan, akhirnya datang. Rasanya seperti tidak bisa diucapkan dengannya kata-kata, Alhamdulillah Subhanallah," ujarnya.
Berbagai cara sudah dilakukan oleh Suwasti untuk mendapatkan momongan.
Akhirnya Suwasti dan Eko memutuskan untuk memiliki momongan melalui program bayi tabung di RSKIA Sadewa.
"Usahanya sudah ke sana ke mari, mulai yang alternatif, pijet, minum segala macam yag dikatakan orang sudah dituruti. Kita bulat tekadnya kita usaha maksimal terus memutuskan bayi tabung," kata dia.
• RSKIA Sadewa Resmikan Unit Bayi Tabung
Sementara itu, Direktur Umum RSKIA Sadewa drg Wiwik Lestari mengatakan Klinik Sadewa In Vitro Fertilisation (IVF) Center atau klinik bayi tabung RSKIA Sadewa ini telah diresmikan pada Juli 2018 silam.
"Pasien masuk untuk bayi tabung pertama pada Januari 2019. Suwasti ini termasuk pasien yang awal-awal dan langsung berhasil, ini sebagai bukti kendali mutu kami kedepankan," jelasnya.
Lanjutnya, kekuatan utama pada bayi tabung terletak pada laboratorium.
Ketika laboratorium itu baik, maka keberhasilan juga akan baik.
Ia menyebut, peralatan yang ada di klinik bayi tabung RSKIA Sadewa saat ini sudah canggih.
Rata-rata setiap bulan, kata dia, ada sekitar 10-12 pasien yang mendaftarkan untuk program bayi tabung.
Pada tahun pertama ini, RSKIA Sadewa menargetkan bisa mencapai 100 program bayi tabung.
Sedangkan target di tahun kedua yakni meningkat menjadi 180 program bayi tabung.
Untuk program bayi tabung di RSKIA Sadewa antara Rp 45-65 juta, tergantung dengan kompleksitas dan kerentanannya.
“Semakin tinggi kompleksitas dan resikonya maka biaya besar. Jika kompleksitas dan resikonya rendah biaya bisa lebih ditekan,” katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/persalinan-bayi-tabung-di-rskia-sadewa.jpg)